Tak Hanya Jurnalis, Biro Komunikasi Kemenparekraf Pun Merasa Panitia F1H2O Kaku

NINNA.ID-Tidak hanya para jurnalis merasa pelaksanaan F1H2O sangat kaku dan ketat, Tim Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pun merasa panitia F1H2O kaku.

Dalam jumpa pers yang diadakan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Senin 19 Februari 2024, person in charge (PIC) Produksi Narasi Biro Komunikasi Kemenparekraf Albert Rahmat Asbar juga menyatakan perasaan yang sama. Banyak pembatasan ketat dari Injourney untuk menyaksikan pertandingan.

“Kemenparekraf hanya bisa mendukung event F1H2O. Tidak punya wewenang dalam acara. Saat pelaksanaan event F1H2O tahun lalu kami juga dibatasi dengan ketat. Bahkan sekalipun sudah ada gelang sebagai tanda, kami tidak bisa masuk. Harus pergi lagi lapor ke panitia,” kisah Albert Rahmat mengenang pelaksanaan event F1H2O di hadapan jurnalis saat ditanya terkait persiapan F1H2O.

Ia menyatakan pelaksana acara F1H2O adalah Injourney, bukan Kemenparekraf. Untuk itu, pihaknya tidak bisa memberikan informasi banyak soal persiapan F1H2O yang sebentar lagi diadakan di Balige yakni 1-3 Maret 2024.

“Seharusnya para jurnalis diberikan kesempatan untuk melihat dan bahkan mungkin berkesempatan uji coba boat yang akan dipakai untuk lomba,” jelas Albert, mendukung pentingnya panitia F1H2O lebih komunikatif.

Banyak masyarakat yang penasaran dengan berapa harga tiket F1 Powerboat Danau Toba
foto: dokumen Kemenparekraf

Publik Tidak Tahu

Salah satu pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dari Humbang Hasundutan dengan merek Lamitana Atsiri menyatakan tidak tahu caranya untuk ikutan pameran di acara F1H2O di Balige.

“Kami tahu akan ada event di Balige. Tapi siapa panitia yang bertanggung jawab untuk penyelenggaraan pameran? Kami butuh daftar harga booth untuk pendukung. Karena kami mau masukkan ke proposal,” ujar Marlundu Marbun, pemilik usaha Lamitana Atsiri bertanya kepada siapa untuk mendaftar pameran UMKM.

BERSPONSOR
TERKAIT  Menjelajahi Lima Kota Terbesar di Indonesia yang Memikat dengan Budaya, Alam, dan Potensi Ekonomi

Di tempat terpisah, dalam sosialisasi acara F1H2O di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Toba, Balige, Rabu 21 Februari 2024, utusan dari Kabupaten sekawasan Danau Toba, warga dan pegiat pariwisata di Kabupaten Toba juga menyatakan kecewa atas kinerja panitia pelaksana F1H2O.

Pihak Injourney mengaku sudah mempersiapkan acara tersebut dari segi promosi dan kepada pemerintah daerah setempat dan se-Kawasan Danau Toba. Akan tetapi masyarakat masih ada yang belum mengetahuinya.

Untuk itu, pihaknya akan melakukan sosialisasi agar masyarakat lebih memahami pagelaran event internasional tersebut.

“Seperti kita ketahui, event ini tidak hanya ditangani satu pihak, tidak hanya dari Kementerian Kemaritiman dan Investasi tetapi ada stakeholder lain yang turut andil atau turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mungkin masih banyak disinformasi yang terjadi karena sampai sejauh ini, masih banyak koordinasi yang kami lakukan di internal dan eksternal,” ucap Gresita Siahaan pihak management injourney.

- Advertisement -

Tertunda

Babak pembukaan Kejuaraan Dunia F1H2O 2024 tadinya dijadwalkan pada 23-25 Februari 2024. Akan tetapi, proses pemilihan Presiden Indonesia membuat acara F1H2O di Danau Toba tertunda seminggu lebih lambat dari yang direncanakan.

Pemilu politik di Indonesia memaksa H2O Racing dan promotornya, InJourney, untuk mengundurkan waktu acara Grand Prix Indonesia seminggu ke 1-3 Maret, demikian disampaikan https://www.f1h2o.com dalam press releasenya.

Penulis: Damayanti Sinaga
Editor: Damayanti Sinaga

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU