spot_img

World Clean Up Day di “Negeri Indah Kepingan Surga”

SAMOSIR – Aksi bersi-bersih yang di selenggarakan di 187 negara di dunia – Word Clean Up Day (WDC) – untuk tahun 2021, singgah di Pulau Samosir.

Selama tiga hari, WDC di Negeri Indah Kepingan Surga berjalan di kecamatan: Ronggurnihuta tanggal 16 September, Simando dan Palipi tanggal 17 September dan Pangururan sebagai aksi puncak tanggal 18 September 2021.

Aksi ini fokus pada sampah plastic mengingat semakin meningkatnya aktifitas penggunaan berbahan plastik. Tetapi akan semakin baik juga dalam aksi WCD ini, membersikan lingkungan dari berbagai jenis tumbuhan semak. Misalnya membersikan jalanan desa dan parit yang penuh dengan semak belukar.

Apakah kegiatan World Clean Up Day penting? Tentu sangat, karena daerah kita adalah daerah super prioritas pariwisata nasional. Garda terdepan pariwisata adalah kebersihan. Kalau tidak bersih apakah kita ingin berwisata ke suatu tempat? Tentu tidak!

Sesungguhnya kegiatan WCD SAMOSIR, bukanlah hal yang baru. Sejak September tahun 2019 silam, WCD telah hadir di Pea Porohan Salaon Toba Kecamatan Ronggurnihuta, dan pada September 2020 di dua desa yankni Pea Porohan Salaon Toba dan Desa Ronggurnihuta oleh teman-teman Karang Taruna.

TERKAIT  Geopark Kaldera Toba, Laboratorium Alam yang Tiada Duanya

Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Samosir, Pasca Aprini Manihuruk yang terlibat aktif dalam WCD tahun ini, mendukung sepenuhnya WDC sebagai kegiatan pemuda yang positif, terlebih daerah sedang menggalakkan pariwisata.

“Saya rasa ini sangat baik, apalagi berkaitan dengan lingkungan dan kelestarian alam Samosir dan Danau Toba kita,” kata Apriani penuh dukungan.

Kegiatan WCD ini, bersifat ajakan kerelawanan dari berbagai individu, komunitas, pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.

Dukungan atas WCD ini juga diserukan Kepala Desa Parodmuan I. Dia malah berharap pemuda semakin aktif dalam mendorong desa kea rah jauh lebih baik.

Saya sebagai leader WCD di Samosir melihat antusiasme para relawan WCD Samosir untuk tahun 2021, semakin meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Awal kegiatan WCD di sini hanya untuk satu desa, di tahun ke dua menjadi dua desa, dan tahun ketiga ada di 16 desa empat kecamatan di Kabupaten Samosir.

Peningkatannya sangat signifikan, semoga untuk tahun berikutnya juga mengalami peningkatan dan dapat menyentuh seluruh kecamatan Se-Kabupaten Samosir.

 

Penulis       : Lifzen Sitanggang
Editor           : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU