spot_img

Wisatawan Banjiri Bukit Gibeon Selama Lebaran

TOBA – Baru tiga hari libur Lebaran, wisatawan membanjiri Bukit Gibeon, pemandian yang ngetop di Kabupaten Toba. Tiket masuk dipatok Rp20 ribu untuk dewasa, Rp15 ribu untuk anak-anak, dan parkir Rp15 ribu per mobil. Wisawatan juga dibebaskan untuk membawa makanan dan minuman.

Para traveler yang datang rata-rata berasal dari Medan dan Kabupaten Kota di Sumatera Utara.

Umumnya traveler menyukai posisi kolam yang airnya berasal dari tumpahan langsung dari air terjun. Namun kolam-kolam lain juga padat dipenuhi para pengunjung.

Tidak hanya grup keluarga, banyak juga dari rombongan sekolah yang traveling memadati lokasi ini. Sebelum lebaran, saat bulang Ramadhan, tempat ini sudah menjadi tujuan traveling di kawasan Danau Toba.

Lokasi ini berada di Desa Parsaoran Sibisa Kabupaten Toba. Berdekatan dengan Kaldera Nomadic Escape dan Bandara Sibisa. Dapat ditempuh sekitar 30 menit dari Parapat.

Di pemandian Bukit Gibeon juga tersedia penginapan yang dipatok dengan tarif termurah Rp300 ribu per kamar. Tarif tersebut sudah termasuk sarapan buat dua orang. Selama libur Idul Fitri 1443 H, wahana pemandian ini mulai diserbu traveler sejak pukul 10.00 WIB.

TERKAIT  Niagara Hotel Kenakan Denda Fantastis untuk Asbak Pecah

Dulunya, menurut cerita warga lokal, Bukit Gibeon ini dikenal angker. Jika ada kerbau masyarakat yang menyasar ke daerah itu, warga lebih memilih pulang tanpa kerbau daripada sendirian mencari kerbau itu ke daerah Bukit Gibeon. Namun, kisah lokal yang angker itu berubah total. Bukit Gibeon saat ini tidak dijauhi malah semakin hari semakin ramai yang mengunjungi, bahkan jauh sebelum Pandemi Covid-19 melanda.

Untuk sampai ke tempat ini hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari Kota Parapat atau satu jam dari Balige. Tempat ini juga cukup dekat dari Bandara Sibisa, dengan akses jalan yang lebar dan mulus.

Air kolam yang cukup dingin ditambah hawa dan alam di kawasan Kaldera Toba yang indah, tidak membuat pengunjung segera angkat kaki setelah berada di kolam. Mereka malah betah berjam-jam menahan dingin walau kelihatan sudah menggigil.

Penulis : Damayanti Sinaga
Editor    : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU