Tosca.ID Menjahit Warisan Budaya, Melangkah Bersama BRI ke Panggung Dunia

Jakarta, NINNA.ID-Di balik setiap produk lokal yang memikat, ada kisah perjuangan yang tak jarang dimulai dari nol—dari dapur rumah sendiri, dari mimpi yang terus dirawat.

Salah satu kisah inspiratif itu datang dari Tosca.ID, sebuah brand fesyen dan galeri souvenir yang tak hanya menawarkan keindahan visual, tapi juga napas budaya Batak dan Indonesia secara keseluruhan.

Meski namanya mirip domain internet, Tosca.ID bukan sekadar identitas digital. Ia adalah sebuah brand otentik yang dibangun oleh Linda Samosir, perempuan Batak yang membawa semangat pelestarian budaya ke dalam karya fesyen kontemporer.

TOSCA.ID
Pengunjung di BRI UMKM EXPO(RT) berfoto bersama Linda Samosir Founder TOSCA.ID

Tosca.ID berdiri pada 21 April 2018. Sejak awal, fokus Tosca.ID adalah menjadi galeri souvenir yang mengangkat cerita tentang budaya Indonesia, khususnya dari Sumatra Utara.

Semua produk yang dihasilkan adalah rancangan langsung dari sang founder, Linda sendiri.

“It’s about legacy, kak. Dan caraku menyalurkan grief ke arah yang lebih positif,” ungkapnya kepada NINNA Jumat 28 Maret 2025.

TOSCA.ID
Salah satu produk TOSCA.ID

Cerita yang Menjadi Desain

Salah satu lini yang paling menyentuh dari Tosca.ID adalah “Table Talk Series”, lahir dari obrolan santai antara Linda dan almarhum sang ayah yang sangat senang bercerita tentang budaya Batak.

BERSPONSOR

Dari percakapan sehari-hari itu, Linda merangkainya menjadi desain penuh makna—membawa narasi keluarga ke dalam medium visual.

Tak hanya itu, seri desain Batak yang dibuat Tosca.ID mengusung gaya desain pop, agar tetap relevan dengan anak muda masa kini. Harapannya, visual yang ringan ini menjadi jembatan diskusi untuk mengenal budaya secara lebih mendalam.

Dalam setiap desainnya, Tosca.ID menyisipkan tiga unsur utama budaya Batak:

  • Aksara Batak
  • Cerita tentang tarian khas Batak
  • Pedoman sosiologi orang Batak

Setiap elemen dipilih dengan hati-hati agar mampu menyampaikan keindahan dan kebijaksanaan lokal yang kadang luput dari pandangan generasi modern.

- Advertisement -

Tosca.ID mulai menapaki panggung besar sejak ikut serta dalam BRI UMKM EXPO(RT) (dulu dikenal sebagai Brilianpreneur) pada tahun 2020. Ajang ini menjadi batu loncatan besar untuk memperluas jangkauan pasar.

Tahun demi tahun—2021, 2023, dan kini 2025—Tosca.ID kembali hadir dengan semangat baru. Tahun ini bahkan menjadi salah satu yang paling menggembirakan karena produk mereka kembali sold out di pameran.

“Event tahun 2025 ini tergarap dengan lebih rapi, lebih kreatif dan seru. Pengunjungnya ramai dan willing to buy. Puji syukur, produk kami sold out,” ujar Linda dengan penuh semangat.

Setiap kali mengikuti kurasi acara seperti BRI UMKM EXPO(RT), Tosca.ID tak hanya mengirimkan produk. Mereka juga menyertakan cerita, nilai budaya, dan misi di balik setiap desain—sebuah pendekatan yang menjadikan produk mereka lebih dari sekadar barang konsumsi.

“Produk kami menyajikan kesegaran dalam seni dan tradisi. Kami ingin membuka diskusi yang lebih dalam, yang mengembalikan kecintaan dan kebanggaan pada budaya kita sendiri.”

TERKAIT  Bos Judi Asal Medan, Apin BK Dibawa Polisi Pulang ke RI

Dengan memilih bahan yang nyaman untuk iklim tropis, mudah dirawat, dan tetap terjangkau, Tosca.ID ingin memastikan bahwa produk lokal bisa tampil di panggung global—bukan hanya sebagai cendera mata, tapi sebagai cerita yang hidup dan layak dibanggakan.

Didampingi, Didukung, dan Diperkuat

Perjalanan Tosca.ID tidak selalu mudah. Tantangan datang dari keterbatasan modal, sumber daya manusia, hingga proses adaptasi dengan pemasaran digital. Namun sejak tahun 2020, Tosca.ID mendapatkan pendampingan dari BRI yang sangat membantu mereka bertumbuh.

Dari pelatihan, pemotretan produk, promosi lewat marketplace Indonesia Mall, hingga penyimpanan terpusat—semua menjadi bagian dari ekosistem dukungan yang membuat Tosca.ID bisa bertahan dan berkembang.

Tak hanya itu, mereka juga mendapatkan pendampingan dari Dinas PPKUKM, yang turut memperkuat pondasi bisnis dan memperluas jejaring mereka.

“Kami baru mulai memanfaatkan pemasaran digital. Kami tahu ini penting, karena jangkauannya luas dan bisa membawa cerita kami lebih jauh,” tambah Linda.

Ke depan, Tosca.ID berfokus pada rencana strategis seperti riset pasar, memperpendek proses produksi, dan merancang alur kerja yang efisien. Tujuannya sederhana tapi kuat: agar produk yang dibawa ke pasar global tidak hanya indah, tapi juga relevan, fungsional, dan bernarasi kuat.

“Kami ingin tetap membawa identitas desain produk kami, sambil beradaptasi dengan selera global. Kami percaya, produk lokal Indonesia sangat bisa bersaing secara internasional—kaya sumber daya, kaya cerita, dan penuh kreativitas.”

Tosca.ID adalah contoh nyata bahwa UMKM bisa menjadi motor pelestari budaya. Lewat desain yang menyentuh dan pendekatan kreatif, mereka tidak hanya menciptakan produk, tapi juga menyampaikan warisan dan nilai-nilai budaya kepada generasi yang lebih luas.

Direktur Komersial Usaha Kecil dan Menengah BRI, Amam Sukriyanto, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan peluang strategis bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar mereka, termasuk ke tingkat internasional.

“Ini adalah momentum penting bagi UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan menjalin koneksi dengan calon pembeli dari luar negeri. BRI berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan UMKM melalui akses pembiayaan, pendampingan, dan perluasan pasar global,” ujar Amam.

Penyelenggaraan BRI UMKM EXPO(RT) mencerminkan komitmen BRI dalam mendorong pertumbuhan UMKM nasional melalui pembinaan dan pemberdayaan, serta membantu mereka menembus pasar ekspor. Tahun ini, BRI kembali mengadakan BRI UMKM EXPO(RT) 2025 dengan mengusung tema “Broadening MSME’s Global Outreach”.

Tema ini bertujuan untuk mendorong UMKM agar lebih aktif berpartisipasi di pasar internasional, meningkatkan daya saing produk, dan membuka peluang usaha baru.

Dengan sinergi antara pelaku usaha yang berdedikasi dan dukungan nyata dari BRI, mimpi membawa Indonesia ke mata dunia bukan lagi sekadar impian. Ini adalah perjalanan yang sedang berlangsung—dan terus melangkah maju.

Penulis/Editor: Damayanti Sinaga

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU