spot_img

Tortor Budaya Baru Sambut Traveler di Samosir

SAMOSIR – Tingginya kunjungan wisatawan ke Danau Toba dalam liburan hari raya Idul Fitri 1443 H tahun ini, menunjukkan kawasan Danau Toba secara khusus Pulau Samosir masih menjadi tujuan favorit traveler dari berbagai lapisan.

Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Utara, Zumry Sulthoni kepada wartawan belum lama ini menyampaikan, Pemerintah Provinsi Sumatra Utara terus memberikan perhatian kepada Danau Toba dengan melakukan berbagai even pariwisata untuk mendongkrak kunjungan ke Danau Toba.

Zumry yang juga Ketua Umum Badan Pengelola Toba Caldera Unesco Global Geopark (BP TCUGG) menerangkan, berkat kerja keras yang dilakukan beberapa pengelola Geosite yang ada di Kabupaten Samosir, maka kunjungan wisatawan akan terus meningkat drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Saya melihat ada keterlibatan masyarakat lokal dalam menunjukkan atraksi budaya seperti penyambutan tortor untuk para tamu yang dilakukan di objek wisata.

“Salah satunya di objek wisata Batu Hoda Simanindo yang merupakan Geowisata. Dan, sambutan seperti ini jelas sangat saya apresiasi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Harian BP TCUGG, Mangindar Simbolon menyampaikan, saat ini  BP TCUGG telah melakukan berbagai hal dalam memudahkan wisatawan memperoleh informasi tentang kawasan Kaldera Toba, termasuk mengelola lebih profesional pusat pusat informasi tentang Kaldera Toba sehingga setiap traveler yang datang dengan mudah mengetahui peradaban Danau Toba dari masa ke masa.

TERKAIT  Pusat Pasar Aneka Produk UMKM Danau Toba

“Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba di Sigulatti dan di Kota Parapat sudah dikelola dengan baik. Bahkan, untuk Samosir telah terbentuk Pokja Pengembangan Geopark Kaldera Toba di Kabupaten Samosir melalui Surat Keputusan Bupati Samosir yang bertujuan memadukan pengelolaan dan pengembangan aset yang ada,” kata Mangindar.

Dia juga menyampaikan, Badan Pengelola tidak pernah anti dengan berbagai kritikan yang datang kepada Badan Pengelola asalkan kritikan masuk akal. Sebab kritikan itu merupakan cambuk bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mengelola kawasan Kaldera Toba.

Sementara itu, Pengelola wisata Batu Hoda yang juga pengelola Geosite Simanindo, Fredy Sirait menyampaikan, pihaknya melibatkan para talenta lokal dalam menyambut para tamu di Batu Hoda.

Selain menikmati panorama indah dan pasir putih yang bersih, maka para pengunjung bisa ikut terlibat manortor bersama.

 

Penulis : Jogi S
Editor    : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU