Tonggo Raja Pomparan Opung Raja Siboro di Samosir Sepakati Empat Hal Berikut

BERSPONSOR

Samosir, NINNA.ID-Sebelum mempersiapkan sebuah acara, biasanya orang Batak berkumpul terlebih dahulu. Dalam bahasa Batak dikenal dengan istilah Tonggo Raja. Pomparan artinya keturunan.

Tonggo Raja Pomparan Raja Siboro mengartikan musyawarah keturunan Opung (baca: nenek moyang) Siboro.

Tonggo Raja diadakan pada Selasa 28 November 2023 di Huta Lumban Pea, Desa Siboro, Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir.

Tonggo Raja Siboro

Suasana Tonggo Raja (foto: Damayanti)

Dalam musyawarah tersebut ada empat hal yang disepakati:

BERSPONSOR
Tonggo Raja
Suasana Tonggo Raja (foto: Damayanti)

Pertama, mendirikan Punguan Pomparan Raja Siboro, Boru, Bere/Ibebere se-Kabupaten Samosir disingkat PSBBI. Telah disepakati bersama di hadapan ratusan hadirin yang hadir saat itu.

Kedua, Bona Pasogit Marga Siboro adalah di Lumban Pea Huta Siboro, yang terletak di Desa Siboro, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir.

Ketiga, keturunan Raja atau Kumpulan Siboro yang ddisekapati adalah keturunan Opung Datu Parulas Parultop dengan isterinya Opung Perempuan bernama Mawale Bulan Uttimas boru Sagala, Putri Opung Sagala Raja.

Keempat, menyetujui dibentuknya kepengurusan Punguan Siboro, Boru, Bere/Ibebere se-Kabupaten Samsoir.

BERSPONSOR

Para pengurus tersebut akan bertanggung jawab dalam menjaga keberadaan, keberlangsungan dan kelestarian Bona Pasogit khususnya di bidang adat, sosial dan budaya serta menumbuhkembangkan semangat dan kesatuan serta kebersamaaan yang bermartabat, di kalangan Pomparan Raja Siboro, dengan tata kepengurusan sebagaimana diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga kemudian.

TERKAIT  Shibori Humbang Hasundutan

Dalam musyawarah tersebut dipilih penasehat dan pembina antara lain Drs Kamar Siboro, Pardomuan Siboro, Tumpal Siboro, Parimin Siboro, Maudin Siboro, Tumpu Siboro, Tua Siboro, Demak Siboro, A. Andi Siboro, Jonner Siboro, Fortes Jhon Siboro, Kasiaman Siboro, Japiten Siboro, dan Gaza Siboro.

Ketua Umum antara lain: Drs Ombang Siboro, Jetlin Siboro, Dirman Siboro, Sorba Siboro, dan Bosder Siboro. Sekretaris Dayan Siboro, Nova Siboro. Bendahara Naris Siboro dan Wakil Bendahara Henlinda Siboro serta seksi-seksi pengurus lainnya.

Ombang Siboro yang dipilih sebagai Ketua Umum dalam musyawarah tersebut mengemukakan alasan mengapa empat hal tersebut perlu dipertanyakan serta dimufakati.

- Advertisement -

“ Ini perlu disepakati agar tidak ada kesimpangsiuran mengenai asal mula atau bonapasogit Siboro. Sebenarnya keturunan Siboro yang mana yang dimaksud dalam kumpulan kita ini? Bagaimana kepengurusannya? Ini perlu disepakati dan didokumentasikan. Agar kelak 2.000 tahun yang akan datang, generasi selanjutnya bisa mewarisi pengetahuan ini,” jelas Ombang dalam Bahasa Batak di hadapan ratusan hadirin yang hadir dalam tonggo raja tersebut.

Rumah Batak di Huta Siboro
Deretan Rumah Batak di Huta Lumban Pea, Desa Siboro (foto: Damayanti)

Penulis: Damayanti Sinaga

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU