Tahun 2023 Kemenparekraf Targetkan 255.700 Kunjungan Turis China

NINNA.ID – Sebanyak 255.700 turis China ditargetkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) datang ke Indonesia tahun 2023. Target minimal 120.000 hingga maksimal 255.700 wisatawan mancanegara (wisman) itu dikatakan sangat realistis.

“Lewat pendekatan tiga s, yakni size (jumlah kehadiran), spread (persebaran), dan spending (tingkat pengeluaran), ditambah growth (pertumbuhan), Indonesia sudah menyiapkan target kunjungan turis China ke Indonesia pada 2023,” kata Deputi Kebijakan Strategis Kemenparekraf, Nia Niscaya, dalam Weekly Press Briefing daring, Selasa (15/11/2022).

“Target untuk (wisatawan) China untuk 2023, kami menargetkan sebesar target bawahnya 120.900 dan target atasnya 255.700 kunjungan,” imbuhnya.

Pendapat langsung dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, mengaitkan dengan adanya pelonggaran pembatasan karantina oleh pemerintah China.

Pelonggaran dari negeri tirai bambu kepada warganya untuk melakukan perjalanan ke luar negeri, tentu menjadi angin segar bagi pemulihan pariwisata Indonesia.

“Tiongkok juga hadir di G20 dan Presiden Xi membawa rombongan yang sangat besar, menyampaikan berita baik, tentunya angin segar bahwa Tiongkok akan berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi dunia,” kata Menparekraf.

TERKAIT  Taxi Driver Season 3 Tayang Kapan? Cek Link untuk Nonton!

Kunjungan wisatawan China, kata Sandiaga Uno, sangat berarti bagi Indonesia. Kunjungan wisatawan mancanegara dari China pada tahun 2019, menduduki peringkat kedua penyumbang wisman ke Indonesia.

Jumlah wisatawan mancanegara asal China ini sebanyak dua juta kunjungan, di bawah Malaysia yang menyumbang 2,98 juta kunjungan wisman.

BERSPONSOR

Pemerintah kemudian sedang menyiapkan sejumlah strategi agar Indonesia tetap berada dalam top of mind para wisatawan China ini. Menjalin kerja sama terpadu bersama online travel agent terkemuka di Negeri Tirai Bambu itu, seperti Qunar, perlu segera dilakukan.

Promosi tiga destinasi super prioritas (DSP), yaitu Likupang, Mandalika, dan Labuan Bajo, ke negeri tirai bambu, kata Kemenparekraf, akan semakin digencarkan.

Tiga daerah destinasi super prioritas di atas, akan menjdi andalan wisata bahari untuk menarik minat kunjungan para wisatawan dari China.

“Wisatawan Tiongkok ini dikenal dengan ketertarikannya dengan wisata bahari, jadi mereka suka pantai, suka diving, dan Indonesia kaya akan potensi tersebut,” pungkasnya.

- Advertisement -

Editor : Mahadi Sitanggang

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU