spot_img

Sombaon, Penguasa Jagat Raya Berdasarkan Teritorial

NINNA.ID – Selain sahala ada lagi Simangot Silaon Nabolon, yaitu 7 tingkat ke atas atau tujuh generasi. Pada umumnya sesajen yang dipersembahkan kepadanya adalah kambing putih.

Menurut kepercayaan para nenek moyang kita dahùlu, Simangot Silaon Nabolon mampu menyampikan permintaan kita kepada sang khalik. Ketika Simangot Silaon Nabolon merasuki manusia (marsiulak kuruma), dia mampu mewartakan hal-hal yang berhubungan dengan Mulajadi Nabolon (Hadebataon), yakni ilmu yang berkaitan dengan keillahian.

Sebahagian dari Silaon Nabolon ada yang menjadi Sombaon (keramat). Salah satu contoh Namartua Pardagangan. Dia seorang manusia sakti.Di akhir hidupnya dia melobangi sebatang kayu yang masih hidup, lalu masuk ke dalam kayu tersebut dan mengurung dirinya.

Dia pun menjadi Sombaon yang disebut Namartua Pardagangan. Namartua artinya roh cuci tempat orang memberi persembahan atau sesajen.

TERKAIT  BPNB Aceh Penjaga Seni dan Budaya di Danau Toba

Apa itu Sombaon? Yang dimaksud dengan Sombaon adalah penguasa jagat raya sesuai dengan wilayahnya. Semisal namartua Pusuk buhit, Namartua Sitapigagan, Namartua Naulibasa, Namartua Situkko, Namartua Sipege dan masih banyak lagi.

Menurut penuturan Datu (paranormal) Sombaon (keramat) memiliki wilayah. Jika orang lain datang ke wilayahnya tidak mengikuti peraturan penguasa atau Sombaon tersebut, Tondi (roh) yang datang itu dimasukkan ke sel tahanan mereka.

Seperti tulisan sebelumnya, jika seseorang kehilangan Tondi, maka agar Tondi yang ditawan tadi lepas perlu Parsantabian (penghormatan). Bentuknya berupa Pelean (sesajen) Namangolu (yang hidup) berupa kambing, ayam. Pelean tersebut lalu dilepas. Itulah yang disebut Sikkat Badan. Dalam istilah jawa disebut tumbal.

 

Penulis    : Aliman Tua Limbong
Editor       : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU