Simulasi Operasi Lilin Toba 2022, Polres dan Pemkab Dairi Amankan Nataru

BERSPONSOR

DAIRI – Polres bersama Pemkab Dairi bersinergi dalam mengamankan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal itu terlihat saat pelaksanaan simulasi kesiapan Operasi Lilin Toba 2022 yang digelar di Pos Pam Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Kamis (15/12/2022).

Simulasi tersebut untuk menciptakan situasi kamtibmas dan kamseltibcar lantas yang aman, kondusif dan terkendali pada Natal 25 Desember 2022 dan Tahun Baru 2023 nanti.

Dalam simulasi tersebut dilakukan 3 skenario, yaitu pertama simulasi bencana alam tanah longsor, pohon tumbang dan badan jalan yang amblas dikarenakan curah hujan yang tinggi. Kedua, dilakukan simulasi kecelakaan lalu lintas dan ketiga dilakukan simulasi kemacetan lalu lintas.

Kapolres Dairi, AKBP Wahyudi Rahman SIK mengatakan, untuk pengamanan Nataru Polres Dairi telah mempersiapkan Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) yang ditempatkan di beberapa titik yang dianggap rawan terhadap bencana alam tanah longsor, kecelakaan dan kemacetan lalu lintas yang berdampak bagi kenyamanan dan keselamatan bagi para pengemudi kendaraan bermotor ataupun masyarakat yang berada diseputaran tempat kejadian

BERSPONSOR

“Ini kita lakukan agar dengan cepat dapat menindak lanjuti apabila ada kejadian seperti bencana alam tanah longsor, kecelakaan dan kemacetan lalu lintas, kata Wahyudi.

Dalam pelaksanaan ini, kata Wahyudi, pihak Polres Dairi tentunya bekerjasama dengan unsur Pemkab Dairi dan instansi terkait lainnya telah menentukan lokasi penempatan dari Pos Pam dan Pos Yan pada pelaksanaan Operasi Lilin Toba 2022 nantinya.

Selanjutnya, Sekda Dairi Budianta Pinem yang hadir mengikuti simulasi mengatakan, Pemkab Dairi siap mendukung dan bersinergi dalam pelaksanaan Ops Lilin Toba 2022, bersama Polres Dairi dan beberapa OPD yang terkait.

“Kita siap mendukung pelaksanaan ini dengan harapan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan dengan baik, lancar serta aman terkendali,” ucapnya.

BERSPONSOR
TERKAIT  Banyak Wisatawan tapi Daya Beli Sangat Merosot

Sementara itu Kasat Lantas Polres Dairi AKP Herliandri menjelaskan, untuk titik pos pengamanan Operasi Lilin Toba 2022 berada di lokasi pusat Pasar Sidikalang dengan kekuatan personil berjumlah 25 orang.

Kedua, pos pengamanan Simpang Salak yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang, kekuatan personil berjumlah 28 orang.

Ketiga pos pelayanan Sitinjo, Kecamatan Sitinjo tepatnya di depan gerbang objek wisata Taman Wisata Iman (TWI) kekuatan personil berjumlah 29 orang.

Keempat Pos pengamanan di Lae Pondom tepatnya di Simpang Silalahi, Desa Tanjung Beringin Kecamatan Sumbul, kekuatan personil berjumlah 23 orang.

- Advertisement -

“Total seluruh personil gabungan yang terlibat dalam pengamanan di Pos Pam dan Pos Yan berjumlah 105 orang,” sebut Herliandri.

Untuk menunjang kegiatan pelaksanaan tugas di Pos Pam dan Pos Yan tersebut, nantinya akan ditempatkan beberapa personil gabungan dari masing-masing instansi terkait lainnya seperti dari personil Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas PUTR dan Satpol PP.

“Personil yang akan bertugas setiap harinya akan standby 1×24 jam secara bergantian,” terangnya.

Ditambahkan Herliandri, di wilayah Kabupaten Dairi ada 7 titik yang dianggap rawan bencana alam, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas yaitu KM 33-38 Lae Pondom-Tanah Karo, KM 25-27 Simpang PLTA-Pasar Sumbul, daerah jembatan Lae Renun-Letter S, Simpang 3 Sitinjo, KM 18-28 di Parbuluan dan KM 35-40 Tigalingga-Kutabuluh.

“Kita sudah lakukan persiapan untuk lakukan antisipasi terjadi bencana alam, kecelakaan serta kemacetan pada Natal dan Nataru nanti,” pungkasnya.

Penulis  :  Fajar
Edito      :  Mahadi Sitanggang

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU