spot_img

Sicike-cike Dairi, Surganya Anggrek dan Kantong Semar

DAIRI –  Taman Wisata Alam (TWA) Sicike-cike  di Desa Lae Hole, Kecamatan Parbuluan, bisa menjadi alternatif tempat liburan yang seru saat traveler berkunjung di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Kawasan hutan seluas 575 hektar ini menawarkan keindahan alam dengan berbagai flora dan fauna langka di dalamnya.

Tak hanya itu, di tengah kawasan hutan ini juga terdapat tiga danau yang airnya tidak pernah surut walaupun di musim kemarau dan air terjun yang masih terlihat asri. Bagi traveler yang akan berkunjung ke TWA ini, disarankan untuk memakai jasa pemandu dari warga sekitar.

Sicike-cike
Jenis tumbuhan kantong semar yang tumbuh di kawasan wisata alam Sicike-cike Dairi.(foto:fajar)

Menuju ke lokasi yang berjarak sekitar 21 km dari kota Sidikalang yang merupakan ibu kota Kabupaten Dairi, traveler bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun  roda empat untuk sampai ke gerbang pintu masuk TWA Sicike-cike. Selanjutnya traveler harus berjalan kaki sejauh 2,5 km atau sekitar 30-50 menit perjalanan untuk menuju lokasi danau.

“Karena menuju ke dalam kawasan hutan harus melalui jalan setapak dan berawa, traveler disarankan memakai sepatu yang tak tembus air, agar kaki tidak basah,”  kata Syaidah dari kelompok pecinta alam Anak Rimba Dairi kepada ninnaA.

Disebutkannya, sepanjang perjalanan, traveler akan disuguhi panorama pepohonan yang membuat udara sejuk dan disambut suara satwa liar yang saling bersahut-sahutan, seperti siamang dan kicauan berbagai jenis burung.

TERKAIT  Luna Maya Hingga Presiden, Sudah Menginap di Tuktuk

Rasa lelah selama perjalanan spontan hilang ketika traveler melihat dan sampai ke danau pertama yang luas. Dari danau pertama, traveler bisa melanjutkan perjalanan ke danau kedua dengan perjalanan 50 menit. Dan ke danau ketiga memakan waktu 35 menit.

Selama perjalanan menuju ke danau-danau tersebut, traveler tidak akan merasa bosan, akan terhipnotis oleh keindahan flora yang cantik dan indah. Di sini,  seperti surganya tanaman anggrek dan kantong semar serta jenis flora lainnya.

Sicike-cike
Salah satu jenis anggrek liar yang banyak tumbuh di kawasan wisata alam Sicike-cike Dairi.(foto:fajar)

Traveler juga bisa melanjutkan perjalanan menuju  air terjun, hanya saja perjalanan kesana memakan waktu satu jam. Di lokasi air terjun, traveler bisa melepas lelah sambil beristirahat dan menikmati sejuknya percikan air terjun.

“Selama berada di TWA Sicike-cike, traveler dapat mengabadikan momen-momen indah dengan berfoto di berbagai latar keindahan alamnya,” sebut Syaidah.

Menurutnya, bila mendapat keberuntungan, traveler yang berkunjung ke TWA Sicike-cike juga bisa melihat itik liar (mentok rimba) yang sedang berenang di danau yang muncul di waktu-waktu tertentu.

 

Penulis    : Fajar
Editor       : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU