spot_img

Sibadihon, Wisata Mandi Air Panas dari Kabupaten Toba

TOBA –  Sejumlah pemandian air panas di kawasan Danau Toba, seperti di Sipoholon Taput, Sidebukdebuk Karo dan Aek Rangat Pangururan Samosir sudah sering dikunjungi. Tapi, sudahkah ada yang mendengar dan menikmati hangatnya air panas di Kabupaten Toba? Ternyata, daerah ini  memiliki pemandian air panas tak kalah seru, di Desa Sibadihon di Kecamatan Bonatua Lunasi.

Pemandian air panas ini berjarak sekira 7 kilometer dan memerlukan waktu 15 menit dari Kota Porsea. Dari Porsea kita melewati Siraituruk kemudian masuk menyusuri Desa Sibadihon, melewati SD negeri 173662 dan beberapa perkampungan, hingga sampailah  di lokasi pemandian.

Pemandian ini sudah ada sejak tahun 80an. Dibangun oleh warga dengan konstruksi alakadarnya.

Kemudian tahun 2018, desa memperbaikinya menjadi lebih bagus lagi. Pemandian air panas Sibadihon sangat recommended untuk bro dan sista ninnA.  Lokasinya dikelilingi persawahan, tampak asri dengan pemandangan bukit barisan yang sangat indah.

Pemandian ini terbuka untuk umum dan belum mengenakan tiketing alias gratis. Tidak ada pula pemberlakuan waktu mandi di sana. Jadi jika bro and sista ninnA berkunjung ke pemandian ini, bisa langsung merasakan hangatnya air panas di Sibadihon.

Airnya terlihat langsung keluar dari permukaan tanah seperti gelembung-gelembung soda. Warna airnya bening kebiru-biruan. Seperti kebanyakan sumber air panas di kawasan Danau Toba, aroma belerang juga tercium. Adanya kandungan belerang ini dipercaya bisa menyembuhkan gatal-gatal, kurap dan penyakit kulit lainnya.

sibadihon 2
Sekat di pemandian air panas Sibadihon untuk pria.(foto:andika sitorus)

Untuk menjaga kenyamanan, di tempat ini terdapat dua ruangan, satu khusus untuk laki-laki dan satu lagi untuk perempuan. Jadi bro dan sista jangan sampai salah masuk kamar ya. Warga sekitar menggunakan tempat ini untuk keperluan mandi sehari-hari.

TERKAIT  Spot Foto dari Sini Seolah Dekat Awan, Walau Bukan Negeri di Awan

Puas menikmati air panas, biasanya rasa lapar datang menyergap. Bro dan sista yang tidak membawa bekal bisa ke warung kecil yang ada di sana. Walau kecil, warung ini menyediakan makanan siap saji dan juga berbagai jenis minuman.

Di sekitar pemandian, bro and sista ninnA juga bisa menyusuri hamparan sawah yang luas untuk mencari spot foto terbaik. Setelah air panas Sibadihon menyegarkan tubuh, saatnya diabadikan dalam foto berlatar hamparan sawah.

Lokasi parkir kendaraan hanya tersedia untuk roda dua. Pengguna roda empat bisa parkir di Lumban Sirait. Tapi tak perlu cemas, jaraknya hanya 3 menit berjalan kaki sudah sampai ke air panas.

Saat ini pemandian Sibadihon dikelola warga setempat, belum ada pengelolaan secara profesional untuk menjamin kebersihan maupun perawatan areal. Karena itu, pengunjung diharap ikut aktif menjaga dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Jarak pemandian ini dari jalan lintas utama sekitar 1 kilometer dan belum tersedia angkutan umum . Jadi untuk sementara, jika bro dan sista berniat datang ke air panas Sibadihon, sebaiknya menggunakan transportasi pribadi. Struktur jalan ke lokasi juga sudah diaspal dan kondisinya masih cukup baik.

 

Penulis   : Wahyu Andika Sitorus
Editor      : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU