spot_img

Serunya Memberi Makan Monyet Liar di Tepi Jalan Tele

SAMOSIR – Sama halnya dengan keberadaan monyet di Kawasan Panatapan Parapat Simalungun, di Tele juga bisa dijumpai kawanan monyet duduk berjejer di tepi jalan, seakan menunggu sedekah dari pengguna jalan. Belakangan, sama seperti di Parapat, kawasan kawanan monyet di Tele ini mulai menjadi objek wisata dadakan. Disebut dadakan karena kawanan primata ini tak selalu turun ke jalan di Desa Wisata Partungko Naginjang, tidak jauh dari Menara Pandang Tele.

Memberi makan monyet liar di tepi jalan kerap mengundang pro dan kontra. Sebagian tidak sependapat dengan wisata ini, karena ada kemungkinan membahayakan monyet dan orang yang memberi makan monyet-monyet itu. Tapi, tetap saja memang ada yang sengaja datang mencari kawanan ini untuk memberi makan. Khususnya keluarga yang memiliki anak kecil. Memberi makan monyet liar di tepi jalan dekat hutan, menjadi pengalaman seru, khususnya bagi seorang anak.

Sebagai gerbang utama via darat, kawasan wisata Tele memang menyajikan berbagai keseruan dan keindahan alam. Sebelah kanan menuju Pulau Samosir hamparan alam yang indah, bukit, lembah bahkan air terjun memanjakan mata memandang. Penat dan ngantuk, seketika hilang dengan sajian alam mempesona. Sekarang, kehadiran kawanan monyet ini menambah aktivitas baru berwisata di kawasan Tele.

Beberapa wisatawan kerap terlihat senang dapat memberi makan monyet liar itu di pinggir jalan. Melihat mereka berebut makanan yang dilemparkan dari kendaraan, menjadi tontonan menarik. Rasanya jauh lebih masuk akan menonton monyet bebas di alam liar ketimbang menonton topeng monyet yang diarak dan dipaksa pakai payung dan sepeda mini. Hanya saja perlu hati-hati karena banyak kendaraan lalu lalang. Terlebih yang langsung turun dari mobil untuk lebih dekat dengan kawanan monyet itu.

TERKAIT  Pinus Hills Simarjarunjung, Sipinsur Versi Simalungun

Bagi sebagian orang, bertemu mereka di jalanan adalah suatu keberuntungan penambah keasyikkan berwisata di Desa Wisata Partungko Naginjang Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir.

Selain asyik melihat tingkah monyet-monyet liar itu, ekspresi wajah anak monyet bergelayut di tubuh induknya, kerap menjadi objek kamera yang menarik.

Makanan apa saja disantap oleh kawanan ini. Biasanya wisatawan memberikan kacang, pisang, kerupuk bahkan gorengan. Semuanya habis dilahap. Tapi alangkah lebih baik, kalau ke sana sudah menyiapkan buah pisang, sebagai buah kesukaan monyet.

Bagaiman bro dan sista ninnA, tertarik memberi makan kawanan monyet di tepi Jalan Tele ini? Yuk berwisata ke Desa Partungko Naginjang, semoga aja ketemu kawanan primata berekor yang lucu-lucu ini ya. Ingat, bawa pisang dan jangan ambil anaknya walaupun untuk dipelihara. Rumah mereka memang di sana, bukan di belakang rumahmu apalagi dalam kerangkeng.

 

Penulis   : Febe
Editor      : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU