Samosir, NINNA.ID-Sekalipun kerap dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara, akses jalan menuju Pardosir Farm buruk. Jalan menuju kebun, green house, dan lokasi pengolahan kopi milik Marulam Sinaga terbilang rusak.
Hal ini menyulitkan Marulam untuk memandu tamu-tamunya berkunjung ke Pardosir Farm. Selain itu, ia beserta warga sekitar juga kesulitan untuk mengusahakan ladang atau kebun mereka.
Pasalnya, akibat jalan rusak, kendaraan yang mereka gunakan cukup sering masuk ke bengkel, tukar ban dan perbaikan lainnya.

Hambat Semangat
Keadaan jalan yang rusak menghambat semangat para pelaku usaha.
Misalnya, saat tamu-tamu Belanda berkunjung ke Pardosir Fam menggunakan HiAce, supir memilih untuk tidak mengantar tamu-tamu tersebut sampai ke lokasi Pardosir Farm.

Akhirnya, Marulam Sinaga harus mencari solusi yakni mencari pick-up untuk menjemput tamu-tamu yang sudah berada di tengah jalan menuju Pardosir Farm.

Ia harus berkorban saat itu juga agar kunjungan ke kebun, greenhouse maupun lokasi produksi kopinya terwujud, tidak terhalang hanya karena masalah jalan.
Jalan rusak parah tersebut salah satu faktor besar menghambat semangat wirausaha dan aktivitas masyarakat di Desa Parbaba Dolok, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.
Masyarakat mengeluh kondisi jalan rusak ini sudah sejak dulu dibiarkan.
Sejak zaman Rapidin Simbolon menjadi Bupati Samosir hingga zaman sekarang Vandiko Gultom, masyarakat Parbaba Dolok telah mengajukan permohonan perbaikan jalan. Memang sudah ada perbaikan jalan.
Akan tetapi perbaikannya tidak merata. Ada beberapa meter dibuat beraspal. Ada beberapa meter dibuat rabat beton.
Secara keseluruhan lebih banyak yang rusak dibandingkan jalan yang bagus.
Kondisi jalan yang rusak parah membuat jasa transportasi enggan melintasi perkampungan di Parbaba Dolok. Untuk masuk ke dalam, tidak ada supir yang mau menjemput sewa atau barang.
Akibatnya, warga dipaksa harus punya kendaraan berupa pick up atau kendaraan tahan banting terhadap jalan rusak.
“Sudah berulang kali minta tolong supaya jalan ini segera diperbaiki. Apalagi kan Pardosir Farm sering dikunjungi wisatawan seharusnya mendapat perhatian serius. Bagaimana mengembangkan usaha wisata dan bagaimana bisa aktivitas usaha Pardosir Farm lancar kalau jalannya begini,” jelas Marulam Sinaga.
Tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat dan semangat wirausaha. Sejak dulu jalan rusak ini telah menghambat anak-anak untuk pergi ke sekolah.
Penulis/Editor: Damayanti Sinaga



