spot_img

Sanggar Tari Menghibur Wisatawan di Kapal dan Pelabuhan

NINNA.ID – Sejumlah Sanggar Tari antusias menyambut dan menghibur kedatangan wisatawan dengan manortor di kapal dan pelabuhan. Untuk di Pelabuhan Ambarita saja, terdapat dua sanggar tari yang pentas di panggung seadanya. Satu sanggar tari pentas di belakang Kantor Pelabuhan Ambarita. Satu sanggar lagi mengambil posisi di rumah makan. Kedua sanggar tari ini menampilkan keunikan masing-masing guna menghibur para penumpang yang sedang antri menunggu kapal.

Sejak tanggal 1-6 Mei, mereka terus tampil karena wisatawan membludak di kapal maupun di pelabuhan. Beberapa Sanggar Tari tampil saat ninnA menyambangi kapal di antaranya Sanggar Tari Dolok Sipiak,  Angel Ambarita,  Horas Ambarita, dan lainnya.

sanggar tari dari ajibata 1
Mengibur wisatawan saat di atas ferry.(foto:damayanti)

Khususnya di kapal, mereka bergantian dalam menghibur penumpang. Sanggar Tari Dolok Sipiak menghibur penumpang menuju Parapat. Setelahnya, akan ada Sangar Tari lain yang tampil untuk keberangkatan menuju Ambarita.

Dua kali ninnA menggunakan Kapal Ihan pada Selasa-Rabu/3-4 Mei 2022, dua kali itu juga ninnA memerhatikan penampilan kedua sanggar tari ini.

Penampilan ini menjadi sesuatu yang unik untuk diceritakan oleh travelers selama perjalanan mereka.

Ada beberapa travelers yang merekam video, memfoto, menari bersama sambil memberikan sumbangan kepada para penari. Khususnya para ibu-ibu terlihat antusias untuk menari bersama para penari, melepas senyum dan tawa bersama para penari.

Sanggar tari horas ambarita 1
Manortor di tempat sempit demi menyambut wisatawan selama libur lebaran.(foto:damayanti)

Perlu Tempat Khusus
Di Pelabuhan Ambarita, para penari mendapati kesulitan untuk menemukan lokasi yang cocok untuk perform tanpa gangguan. Pasalnya, ada begitu banyak kendaraan memadati lokasi kosong di pelabuhan. Sehingga mereka akhirnya perform di tempat agak tertutup seperti di kios dan di belakang kantor pelabuhan. Meski demikian, para penumpang antusias melihat penampilan para penari.

TERKAIT  Akamsi Roh Pengelolaan Pariwisata di Kaldera Toba
Sanggar tari Horas Ambarita 2
Menghibur di pelabuhan Ambarita.(foto:damayanti)

“Ngomel-ngomel tadi aku sama petugas Dinas Perhubungan kok gak ada tempat duduk disediakan. Antrian sudah panjang begini. Toilet pun tidak ada. Terpaksa harus pergi ke toilet yang disediakan warga. Kasihan para penari di sini, mereka pun terpaksa pindah-pindah untuk menari,” ujar salah seorang penumpang yang hendak menyeberang menuju Ajibata.

Tahun ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah memberikan kelonggaran dengan adanya kegiatan mudik lantaran kondisi kasus Covid-19 yang terkendali. Kelonggaran ini memicu lonjakan arus penumpang yang mudik maupun berwisata.

Berkat kelonggaran ini, para pelaku jasa pariwisata bisa bersemangat kembali karena wisatawan membludak. Para pedagang, penyedia penginapan, penyedia jasa transportasi dan pelaku jasa wisata lainnya di Kawasan Danau Toba, khususnya di Samosir dapat memperoleh peningkatan penghasilan dari sektor pariwisata. Hampir di setiap pelabuhan, destinasi wisata, penginapan, dan bahkan desa wisata dipadati oleh mobil-mobil wisatawan yang sedang berkunjung.

 

Penulis : Damayanti Sinaga
Editor    : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU