NINNA.ID-Sebagian besar usaha akomodasi terkonsentrasi di tiga daerah. Samosir menempati urutan ketiga usaha akomodasi terbesar di Sumatera Utara yakni sebanyak 130 unit. Karo urutan kedua yakni 142 unit dan Kota Medan sebanyak 222 unit.
Kesimpulan tersebut diperoleh dari laporan tahunan yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara ini memuat data penting tentang perkembangan sektor akomodasi di provinsi tersebut pada tahun 2023.
Informasi utama meliputi jumlah usaha akomodasi, kamar, tempat tidur, tingkat penghunian kamar, rata-rata lama inap tamu, dan komposisi tamu mancanegara serta domestik. Berikut adalah poin-poin penting dari laporan:

- Jumlah Usaha Akomodasi di Sumatera Utara:
- Terdapat 1.353 unit usaha akomodasi, terdiri dari hotel berbintang (146 unit) dan non-bintang (1.207 unit).
- Jumlah kamar mencapai 34.003, dengan 12.200 kamar berasal dari hotel berbintang.
- Total tempat tidur tersedia adalah 49.008.
- Tingkat Penghunian Kamar (TPK):
- Rata-rata TPK di Sumatera Utara tahun 2023 mencapai 35,45%. Dari total kamar yang tersedia, sekitar 12.054 kamar terpakai setiap malamnya.
- Rata-Rata Lama Menginap:
- Rata-rata lama tamu menginap adalah 1,29 hari, dengan tamu hotel berbintang menginap lebih lama (1,46 hari) dibandingkan tamu hotel non-bintang (1,14 hari).
- Komposisi Tamu:
- Tamu domestik mendominasi dengan persentase 96,47%, sedangkan tamu mancanegara hanya 3,53%.
- Lokasi Akomodasi:
- Sebagian besar usaha akomodasi terkonsentrasi di Kota Medan (222 unit), diikuti oleh Karo (142 unit) dan Samosir (130 unit).
Laporan ini menjadi referensi penting untuk analisis kebijakan dan pengembangan sektor pariwisata serta akomodasi di Sumatera Utara. Â Â Ada kebutuhan untuk meningkatkan kualitas layanan akomodasi guna menarik lebih banyak wisatawan, khususnya tamu mancanegara.
Penulis/Editor: Damayanti Sinaga
Penulis juga seorang pemandu wisata di Danau Toba.


