spot_img

Air Terjun Sampuran Efrata, Permata Tersembunyi di Balik Bukit

SAMOSIRKabupaten Samosir sangat terkenal dengan wisata alamnya, salah satu keindahan itu berada di Air Terjun Sampuran Efrata, di Desa Sosor Dolok Kecamatan Harian Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Saat ini air terjun Sampuran Efrata  merupakan salah satu objek wisata favorit yang jarang dilewatkan pengunjung. Air terjun ini memiliki daya tarik yang berbeda.

sampuran efrata
Tingginya Sampuran Efrata mencapai 30 meter dengan tumpahan air yang cukup melimpah.(Foto:sartono)

Air terjun ini dikelilingi oleh rimbunan pepohonan yang alami yang berada dalam kawasan hutan. Berada di sekitar objek wisata ini, seolah masih berada di belantara. Aneka ragam burung dengan kicau merdunya masih banyak terlihat di antara ranting-ranting pohon.

Berada di kawasan itu saat malam hari, akan memberikan sensasi berbeda. Begitu matahari terbenam, suasana malam di sekitar air terjun menjadi ramai oleh kerlap kerlip serangga seperti kunang-kunang. Sinarnya yang menyala berkedip itu, menambah pemandangan semakin eksotis. Malam di sana seakan bertabur permata.

Seorang wisatawan asal Asahan, Fitryanti yang ditemui NINNA baru-baru ini di sana, memberikan pujian atas keindahan yang dilihat dari air terjun Efrata. Menurutnya, air terjun Sampuran Efrata sangat keren. Bagaikan permata yang tersembunyi di balik perbukitan di antara indahnya kawasan Danau Toba.

“Air terjun ini penuh pesona, tumpahan airnya yang melimpah dan deras membuat hati terasa adem, ingin memeluknya. Jalur perjalanan yang dilintasi pun tidak cukup baik, tidak ada medan yang berat. Jarak tempuh ke lokasi juga tidak jauh. Bahkan dari jarak puluhan meter saja, gemuruh suara air terjun ini sudah terdengar. Pokoknya, pesonanya sangat menyentuh hati,” puji Fitry.

TERKAIT  Dolok Sigualon Miliki Wahana Selfie Seolah Melayang di Udara

Kepala Desa Sosor Dolok Robungsu Limbong yang dihubungi NINNA.ID kemarin, menjelaskan, salah satu pesona air terjun itu karena tumpahan airnya yang cukup banyak dan deras dengan bentang terjunnya sangat lebar. Sumber air terjun itu dikatakan dari beberapa aliran sungai.

Kelebihan air terjun itu juga tidak pernah kering meskipun pada bulan-bulan tertentu terjadi musim kemarau.

“Aliran air terjun dari tebing yang tinggi tersebut bentuknya cukup unik karena memiliki kontur yang bertingkat-tingkat. Tingginya yang mencapai 30 meter, dan didominasi oleh bebatuan cadas berwarna hitam,” tutur Limbong

Waktu tempuh ke Air Terjun Efrata dari menara pandang Tele hanya memerlukan waktu 15 menit. Menara ini cukup dikenal sebagai salah satu objek wisata penatapan ke Danau Toba. Jika sudah sampai di menara ini, sangat disayangkan jika tidak singgah sejenak untuk mandi air yang sangat dingin di air terjun Efrata.

Ada dua pilihan rute menuju air terjun Sampuran Efrata. Pertama, dari Medan melewati Tanah Karo terus ke Tele Kecamatan Harian lalu ke Desa Sosor Dolok lokasi air terjun. Kedua, jika menyeberang danau dari Tomok menuju Pangururan. Dari Kota Pangururan menuju arah Tele, di tengah perjalanan akan ada plang penunjuk arah bertuliskan Kecamatan Harian lalu ke Desa Sosor Dolok.

 

Penulis    : Sartono Sihotang
Editor       : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU