NINNA.ID-Ringkasan tematik sosial ekonomi Provinsi Sumatera Utara memberikan wawasan mendalam mengenai indikator sosial-ekonomi di tingkat kabupaten/kota. Berikut adalah ringkasan mendalam dari indikator sosial-ekonomi berdasarkan dokumen:
- Kepadatan Penduduk: Sumatera Utara memiliki total populasi 15,39 juta jiwa dengan kepadatan 205 jiwa/km². Kota Medan adalah wilayah dengan populasi terbesar.
- Ketimpangan Pendidikan:
- Angka Partisipasi Kasar (APK) di jenjang pendidikan menengah dan tinggi menunjukkan variasi yang signifikan antar daerah. Beberapa wilayah seperti Kota Medan dan Pematang Siantar mencatatkan tingkat partisipasi pendidikan tinggi yang relatif tinggi.
- Rata-rata Lama Sekolah menunjukkan disparitas, dengan beberapa daerah memiliki rata-rata di bawah 9 tahun.
- Kesejahteraan Ekonomi:
- Pendapatan per Kapita rata-rata di provinsi adalah Rp11 juta/tahun, dengan Kota Medan mencatat angka tertinggi.
- Tingkat Kemiskinan berkisar dari 3,44% (Deli Serdang) hingga 22,81% (Nias Barat).
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Provinsi mencatat rata-rata IPM 75,13, dengan Medan menjadi kota dengan IPM tertinggi. Faktor-faktor seperti pendidikan, kesehatan, dan pendapatan memengaruhi IPM ini.
- Tenaga Kerja dan Pengangguran:
- Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) rata-rata 71,06%. Kabupaten Pakpak Bharat memiliki TPAK tertinggi.
- Tingkat pengangguran terbuka di provinsi ini mencapai 5,89%, dengan Kota Medan mencatat tingkat pengangguran tertinggi.
- Fasilitas Kesehatan:
- Sumatera Utara memiliki 182 rumah sakit, dengan distribusi yang tidak merata, di mana Kota Medan memiliki 54 unit.
- Infrastruktur Dasar:
- Akses listrik PLN hampir merata dengan rata-rata di atas 95%, meskipun beberapa wilayah terpencil masih memerlukan peningkatan.
Penulis/Editor: Damayanti Sinaga
BERSPONSOR



