spot_img

Revitalisasi Kampung Ulos Huta Raja

Presiden Joko Widodo: Menjaga Warisan Pusaka Kain Ulos

SAMOSIR – Hentakan demi hentakan dari Gondang Sabangunan alat musik tradisional Batak dengan “Gondang Sahala Raja”, membuat suasana penyambutan Presiden Joko Widodo di Kampung Ulos Huta Raja Desa Lumban Suhisuhi terasa berbeda, Rabu (02/02/2022).

Tak lama, dua pesilat Mossak (seni beladiri orang Batak) Bosko Antonius Marbun dan Ingot Pangihutan Limbong, memamerkan jurus-jurusnya, menemani dua penari pentolan Samosir Marlita Simbolon dan Perri Sagala.

Presiden Jokowi yang selalu tampil bersahaja terlihat antusias menyapa masyarakat saat disambut dengan Tortor Panomunomuon (tari penyambutan adat Batak). Sesekali tampak Presiden Jokowi berbicara dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan saat tari penyambutan berlangsung.

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo terlihat mengenakan ulos yang ditenun langsung warga Kampung Ulos Huta Raja (Foto:ist)

Di sana, Presiden Joko Widodo mengenakan kain ulos, kebanggaan suku Batak. Warna dan corak ulos yang dikenakan Presiden Jokowi tampak memesona. Ternyata ulos yang diberikan kepada Presiden adalah ulos motif Bolean na Mardukkit. Ulos ini bermakna: semakin besar, semakin berhasil dan semakin gemilang dalam memimpin.

Ulos ini merupakan ulos dengan pewarna alami, berbahan pewarna diperoleh dari sekitar kampung ulos. Bahannya terdiri dari kulit kelapa, daun mangga serta indigo. Lama pewarnaan hingga proses menenun ulos membutuhkan waktu kurang lebih 1 bulan. Ulos ini ditenun langsung oleh penenun senior Kampung Ulos Hutaraja, yakni Nai Natal Boru Simarmata yang sudah berusia 63 tahun.

“Selamat sore Horas!”, sapa Presiden Jokowi.

Seketika saja keramaian warga Samosir menyambut sapaan Presiden bergemuruh. “Horas”, teriak warga disambut dengan tepuk tangan.

TERKAIT  Presiden Joko Widodo Resmikan Jalan By Pass Balige

“Hari ini saya melihat penataan Kampung Ulos Huta Raja yang kita harapkan, dengan revitalisasi konservasi budaya utamanya Kain Ulos, bisa kita lakukan. Saya sangat berterimakasih sekali kepada seluruh masyarakat, pemerintah daerah yang memberikan dukungan terhadap revitalisasi ini dan semuanya ini dikerjakan oleh Kementerian PUPR,” terang Presiden Jokowi di hadapan warga dan media setelah menandatangani prasasti penataan Kampung Ulos Huta Raja Desa Lumban Suhisuhi, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

“Kalau boleh saya bertanya, revitalisasi ini baik atau baik?” tanya Presiden Jokowi. Kembali warga berteriak menjawab “baik”.

Warisan Pusaka
Antusias warga yang datang ke Kampung ulos untuk menyaksikan Presiden Jokowi (Foto:ist)

“Kalau jawaban saya baik sekali, karena terakhir saya kesini 2,5 tahun yang lalu dan sekarang betul-betul kelihatan penataannya itu sangat baik sekali. Semoga dengan revitalisasi ini konservasi terhadap warisan pusaka yang kita miliki di Kampung Ulos Huta Raja ini betul-betul kita bisa kerjakan,” tutup Jokowi.

Bro and Sista ninnA, bila berkunjung ke sini kita dapat menyaksikan Ruma Bolon (rumah adat Batak) yang tetap terjaga dan yang utama, aktivitas tenun ulos bisa kita saksikan langsung di Kampung Ulos Huta Raja ini. Mempraktekkan langsung bertenung ulos hingga membeli oleh-oleh ulos sangat lengkap tersedia di Huta Raja Desa Lumban Suhisuhi ini.

Sebelum meninggalkan Desa Lumban Suhisuhi, Presiden Joko Widodo melayani permintaan warga untuk berfoto.

 

Penulis    : Febe
Editor       : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU