Petani di Indonesia Masih Didominasi oleh Kepala Rumah Tangga Usia 45-54 Tahun

NINNA.ID-Petani di Indonesia masih didominasi oleh Kepala Rumah Tangga (KRT) berusia 45-54 tahun. Persentasenya sebesar 27,03 persen.

Diurutan kedua Kelompok Umur KRT dengan usia 35-44 tahun yaitu sebesar 24,98 persen.

Kemudian Kelompok Umur KRT Usaha Pertanian dengan usia 55-64 tahun yaitu sebesar 22,22 persen.

Diurutan ke-empat, Kelompok Umur KRT Usaha Pertanian dengan usia >=65 tahun yaitu sebesar 14,06 persen.

Diurutan ke-lima, Kelompok Umur KRT Usaha Pertanian dengan usia 25-34 tahun dengan persentase sebesar 10,86 persen. Disusul dengan Kelompok Umur KRT Usaha Pertanian dengan usia 15-24 tahun dengan persentase sebesar 0,85 persen.

emme ni simbolon 1
Dua orang petani sedang berada di sawah saat drone ninnA melintas.(Foto:drone)

Kelompok Umur KRT Usaha Pertanian dengan usia tangga usaha pertanian menurut wilayah dan kelompok umur kepala rumah tangga.

Angka yang masih rendah untuk mewakili generasi muda yang bekerja di sektor pertanian.

TERKAIT  Melalui Keringat dan Dedikasi, Meretas Kesejahteraan Desa Lewat Gambir

Demikian hasil data hasil Sensus Pertanian 2023 tentang Persentase Jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian Menurut Kelompok Umur.

BERSPONSOR

Semakin banyak generasi muda yang terjun di aktivitas pertanian tentu akan semakin mendorong percepatan pemanfaatan teknologi di sektor pertanian.

Selain itu, menjadi mudah untuk mengaktualisasikan digitalisasi pertanian.

Sebagaimana diketahui bahwa generasi muda adalah generasi yang melek teknologi. Generasi yang paling terbuka dan paling mudah memanfaatkan aplikasi teknologi dalam aktivitas keseharian, termasuk dalam pekerjaan.

Optimalisasi digitalisasi dalam pertanian sangat tergantung pada generasi muda.

- Advertisement -

Karena itu untuk mendorong percepatan upaya digitalisasi pertanian maka mengupayakan generasi muda menjadi petani adalah langkah yang sangat strategis.

Negara yang memiliki generasi muda yang lebih banyak menjadi modal besar bagi negara tesebut untuk mengakselerasi laju pertumbuhan ekonominya.

Penulis: Damayanti Sinaga

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU