spot_img

Peningkatan SDM Pramuwisata di Simalungun

SIMALUNGUNPemandu wisata tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Pekerjaan ini membutuhkan profesionalisme yang punya standart tersendiri untuk meningkatkan kapasitas SDM para pemandu wisata atau lazim disebut pramuwisata.

Untuk itu, Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Simalungun menggelar Bimtek dan Sertifikasi Kompetensi Pramuwisata dalam mendukung profesionalime sumber daya manusia pramuwisata muda  di Kabupaten Simalungun, Selasa dan Rabu kemarin.

Bimtek dan Sertifikasi Pemandu Wisata ini diikuti 60 orang peserta yang berasal dari pemandu wisata lokal Pokdarwis dan anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Simalungun. Untuk pelatih dan pemateri didatangkan dari DPD HPI Sumut dan tim penguji dari Lembaga Sertifikasi Pramuwisata (LSP) Pramindo.

Adapun Materi yang diujikan berasal dari SKKNI (Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) tentang asessment kompetensi bidang kepemanduan pemandu lokal (local guide).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun Mhd Fikri Damanik mengatakan, melalui pembekalan pelatihan pemandu wisata ini diharapkan peserta mampu menerapkan dasar dan teknik kepemanduan untuk memberikan pelayanan prima kepada wisatawan sesuai standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia.

“Penerapan pelayanan prima pemandu wisata mampu memberikan kepuasan kepada wisatawan sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Simalungun,” ucap Fikri.

Setelah Bimtek dan Pelatihan, peserta mengikuti uji kompetensi (asessment) untuk mendapatkan sertifikat kompetensi dari LSP Pramindo, sebagai salah satu tolok ukur kapasitas pemandu lokal dalam menjalankan profesinya.

“Pemandu Wisata sebagai salah satu komponen strategis sebagai ujung tombak dalam sektor pariwisata karena orang yang pertama dan terakhir berinteraksi dengan wisatawan di destinasi wisata yang dikunjungi, sehingga penampilan dan sikap pemandu wisata secara menyeluruh, menjadi cerminan wajah pariwisata di Kabupaten Simalungun,” ujar Fikri.

Sedangkan Manager LSP Pramindo Supriatna Ami Putra mengapresiasi kepedulian dan keseriusan peserta mengikuti ujian kompetensi yang digelar. Dia berharap, hal itu menjadi cikal bakal guide yang kompeten di Simalungun.

TERKAIT  Pelabuhan Ambarita, Kenapa Belum Rampung?

Hal senada disampaikan Ketua DPD HPI Sumut Kus Endro melalui pelatihan dan sertifikasi pemandu wisata lokal, peserta dapat mengaplikasi ilmu yang didapat di destinasi wisata dan selalu mengupdate pengetahuan tentang profesi kepemanduan.

Pengukuhan HPI Kabupaten Simalungun

Pemandu wisata feri 2
Pengukuhan DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia Kabupaten Simalungun.(foto:ferindraha)

Di hari pertama kegiatan, Selasa (22/03/2022), dilakukan pengukuhan HPI Kabupaten Simalungun di Atsari Hotel Parapat.

Pengurus Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Simalungun periode 2022-2027 dikukuhkan oleh Ketua DPD HPI Sumatera Utara Kus Endro dan beberapa pengurus inti DPD HPI Sumatera Utara serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simalungun Mhd Fikri Damanik.

Sebelumnya, pembentukan dan pemilihan Pengurus HPI Simalungun ini berdasarkan hasil mufakat dengan puluhan pemandu wisata yang ada di Kabupaten Simalungun.

Ketua DPC HPI Simalungun yang baru dikukuhkan Maruli T Simanjuntak, mengapresiasi respon cepat Pemkab Simalungun khususnya Kepada Dinas Pariwisata atas pegukuhan HPI Simalungun.

“Terimakasih atas dukungan dan kepedulian Dinas Pariwisata Simalungun dan juga buat teman yang telah bersusah payah membangun HPI Simalungun. Mari kita lanjutkan untuk bergandengan tangan membangun pariwisata Simalungun,” ujar Hans, panggilan akrab Maruli.

 

Penulis   : Ferindraha
Editor      : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU