spot_img

RUHUT BULU PARHALAAN (II)

Pemahaman Mamis Na Lima

SAMOSIR – Tulisan terdahulu sudah kami singgung tentang pembagian waktu (Ombas) pada penanggalan Batak Toba. Pada tulisan kali ini, yang ingin kami sampaikan tentang makna dan dan pemahaman Mamis Nalima versi Batak Toba.

Ketika seorang bayi lahir  harus diperhatikan penanggalannya dan pembagian waktu (Ombas). Apabila kelahiran bayi tersebut sama dengan  tanggal kelahiran orangtuanya, maka orang pintar menyatakan  kedatangan bayi ini mungusir orangtuanya.

Ketika bayi ini sudah bisa berjalan, orangtuanya  segera meninggal. Orang pintar menyarankan agar dilakukan acara ritual yang menegaskan bahwa bayi itu bukan anak ayahnya.

Orang tua bayi itu didaulat ke pohon yang hidup semisal Bintatar, Pisang, Nangka sesuai petunjuk orang pintar tersebut.

Ketika bayi lahir pagi hari (Sogot) dapat diartikan perjalanan hidupnya susah mencari nafkah. Setiap melakukan pekerjaan selalu mendapat tantangan. Yang lahir menjelang siang hari disebut (Pangului), hidupnya di atas-rata rata namun tidak disegani orang. Walapun benar yang dilakukannyam selalu diabaikan temannya.

Jika seorang lahir siang hari (Hos), inilah yang dijuluki kelahiran Sang Raja (Partubuan ni Raja) keadaan cukup, disegani orang, mampu memecah masalah.

TERKAIT  Doli Doli Sampe Bunga Dalam Budaya Batak

Jika lahir pukul 14.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB, inilah yang disebut (Guling). Nasibnya tidak menentu, kadang kaya lalu tidak lama bisa miskin seketika. Biasanya selalu berpindah pindah tempat.

Jika lahir pada sore hari disebut (Bot), maka kehidupannya menuai berkat ilahi. Keturunannya lengkap, keadaan berkecukupan, diberi umur yang panjang, punya cucu/cicit dan marnini marnono.

Tentang kesehatan bisa juga diartikan dengan istilah satu Mamis (Sisada Mamis) jarang sakit sakit, tapi sekali sakit langsung meninggal. Dua Mamis tukang kawin,Tiga Mamis bahagia. Empat Mamis mengalami duda/ janda (Parbalu balu balu). Si Lima Mamis banyak keturunan, banyak harta dan orang terpandang.

Pada umumnya, pemahaman Mamis disimbolkan dengan ke lima jari-jari tangan, di situlah gambaran kehidupan (nasib) seseorang.

 

Penulis  : Aliman Tua Limbong
Editor     : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU