Para Pelari Trail of The Kings Akan Telusuri Jejak Raja Batak di Masa Silam

BERSPONSOR

Samosir, NINNA.ID– Trail of The Kings jika dibahasa Indonesiakan artinya jejak para raja. Nama tersebut dicetuskan oleh Direktur Pemasaran BPODT Wahyu Dito Galih Indharto didasarkan kisah migrasi Raja-Raja Batak di zaman dulu.

Pusuk Buhit dipilih sebagai salah satu tujuan lintasan para pelari dengan panjang lintasan 27.000-meter dan 50.000-meter. Kedua kategori pelari ini akan melewati Gunung Pusuk Buhit, lokasi asal mula Raja Batak.

Para pelari yang pernah mendengarkan legenda tentang Raja Batak bisa berlari sambil membayangkan bagaimana Raja Batak dan keturunannya berpencar membuka perkampungan ke bagian lain di Danau Toba.

Mereka akan melintasi Gunung Pusuk Buhit – Lembah Singkam – Hulu Air Terjun Nai Sogop – Lembah Sianjur Mula Mula dan Finish sepanjang jalur tepi danau.

BERSPONSOR

Ada tiga kecamatan yang akan dilintasi para pelari yakni Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kecamatan Pangururan, dan Kecamatan Harian Boho.

Setidaknya ada 10 desa. Para pelari akan melewati berbagai perkampungan yang masih memiliki Rumah Batak.

Rumah Batak di Huta Siboro
Deretan Rumah Batak di Huta Lumban Pea, Desa Siboro yang juga akan dilintasi para pelari (foto: Damayanti)

Legenda Raja Batak

Berdasarkan legenda Batak. Mulanya ada seorang dewi yang turun dari langit memutuskan turun ke bumi untuk menghindari dewa yang tidak ia sukai bernama si Raja Odap-odap.

BERSPONSOR

Singkat cerita, ia akhirnya justru menikah dengan si Raja Odap-odap yang lebih baik dari pilihan lain.

Keduanya bermukim di Gunung Pusuk Buhit. Hasil perkawinan mereka melahirkan pasangan manusia pertama di bumi yang dinamai Raja Ihat Manisia dan Boru Ihat Manisia.

Gunung Pusuk Buhit
Jalur Trail Run dan Ultra Trail akan melintasi Gunung Pusuk Buhit (foto: Damayanti)

Kedua keturunan mereka yakni Raja Ihat Manisia dan Boru Ihat Manisia pun menikah. Hasil pernikahan mereka lahirlah tiga anak yaitu Raja Miok-miok, Patundal Na Begu dan Si Aji Lapas-lapas.

Dari ketiga anak tersebut hanya raja Miok-miok memiliki keturunan yaitu Eng Banua.

- Advertisement -

Generasi berikutnya, Eng Domia atau Raja Bonang-bonang melahirkan Raja Tantan Debata, Si Aceh dan Si Jau.

Belakangan, dari Raja Tantan Debata lahirlah Raja Batak yang dianggap menjadi pendiri Suku Batak.

Dimulailah garis keturunan suku Batak dari Si Raja Batak. Dari Si Raja Batak muncul silsilah yang dalam Bahasa Batak disebut Tarombo.

Tarombo ini ditulis dalam Pustaha Laklak yang berisi bagan tentang keturunan Raja Batak hingga ke beberapa generasi.

Orang Batak berasal dari leluhur yang sama. Berawal dari Siraja Batak, kemudian berkembang menjadi marga-marga.

Catatan silsilah berdasarkan garis keturunan ini lazim disimpan dan dituliskan dari generasi ke generasi.

Bagi orang Batak, tarombo ini sangat penting untuk menentukan kedekatan satu dengan lainnya.

Dapat dikatakan dari sekian banyak suku di Indonesia, suku Batak paling memiliki hasrat bawaan untuk mengetahui leluhurnya dan melestarikan nama keluarganya.

TERKAIT  Kerap Tampil Seksi dan Lagunya Trending, Ini Profil Penyanyi Dangdut Koplo Shinta Arsinta

Itu sebabnya, saat berjumpa dengan sesama Batak, yang kerap ditanya adalah marga, bukan nama.

Menelusuri Jejak Raja

Oleh karenanya, Trail of The Kings bukan hanya sekadar lomba lari. Lebih dari itu, pelari akan merasakan petualangan hebat, pertunjukan budaya, cerita panjang tentang sejarah.

Para pelari akan menelusuri jejak Raja Batak di masa silam.

Selain itu, para pelari akan menelusuri spot-spot pemandangan Danau Toba yang spektakuler.

Trail of The Kings pun dimaksudkan untuk menunjukkan penghargaan kepada para pendahulu suku Batak atau Raja-Raja Batak yang pernah ada sebagai pembuka jalan bagi pembangunan masyarakat di Tanah Batak.

Promosi Danau Toba

BPODT (Badan Pelaksana Otorita Danau Toba) berharap masyarakat turut menyukseskan Event Trail of The Kings Danau Toba agar lolos menjadi major event UTMB di Asia.

Jika itu terwujud, Danau Toba akan menjadi lokasi diadakannya event internasional bergengsi tiap tahunnya.

Direktur Utama BPODT, Jimmy Bernando Panjaitan mengatakan Event ToTK akan menjadi sebuah produk wisata yang merupakan narasi baru untuk mempromosikan dan memasarkan Danau Toba ke tingkat nasional maupun internasional.

“Kami memperkenalkan Trail of the Kings sebagai produk sport tourism berbasis ekowisata dan geowisata dengan memanfaatkan potensi Danau Toba yang luar biasa. Produk wisata ini dikemas dalam petualangan dan story telling melalui aktivitas di luar ruangan lainnya yang dapat dilakukan seperti trekking, cycling, dan kayaking. ToTK ini juga merupakan bagian dari narasi baru tersebut dan menjadi aktivasi dari produk wisata tersebut” ujar Jimmy.

BPODT sangat berharap event trail run akan menjadi event tahunan di Danau Toba yang dapat meningkatkan pendapatan ekonomi kreatif seperti penginapan, transportasi, kuliner, UMKM, kerajinan, pertunjukkan dan lain-lain.

Danau Toba yang panjangnya sekitar 100 kilometer dan lebarnya 30 kilometer tak diragukan lagi merupakan danau kawah terbesar di dunia.

Singgahi surga pulau tulas
Pemandangan yang bisa dilihat jika melintasi Bukit Burung (foto: istimewa)

Perairan yang spektakuler ini dikelilingi oleh puncak-puncak gunung berapi berwarna hijau yang merupakan bagian dari Pegunungan Bukit Barisan.

Danau ini begitu indahnya dari sisi mana pun sehingga juru foto tidak akan melewatkan kesempatan untuk mengabadikannya.

Danau ini terbentuk akibat satu atau beberapa letusan gunung berapi yang luar biasa besar, yang menurut beberapa ilmuwan boleh jadi termasuk di antara letusan terdahsyat dalam sejarah bumi.

Belakangan, kawahnya yang sangat besar dipenuhi air, sehingga terbentuklah apa yang kini dikenal sebagai Danau Toba.

Naiknya dasar danau karena berbagai pergeseran menghasilkan Pulau Samosir yang indah, yang luasnya 642 kilometer persegi, kira-kira seluas Negara Singapura.

Penulis: Damayanti Sinaga
Editor: Damayanti Sinaga

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU