Pantai Lumban Manik Samosir Gratis Masuk Ada Café Koplingnya

BERSPONSOR

Samosir, NINNA.ID-Sobat yang sering berwisata ke Samosir tentu tahu kalau di Samosir terdapat banyak pantai. Ya, sejak Sobat tiba di Pelabuhan Simanindo Samosir, melaju ke kiri maupun ke kanan terdapat deretan pantai.

Pantai Lumban Manik ada di Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan. Jika bro dan sista masuk ke Samosir dari Pelabuhan Simanindo, Pantai Lumban Manik arah ke kiri.

Arah menuju Kota Pangururan. Tapi jangan sampai ke Kota Pangururan. Sekitar 25 menit dari Pelabuhan Simanindo.

Pantai ini sederhana. Tidak memiliki banyak wahana. Pengelola masih mempertahankan suasana pantai alami tanpa banyak polesan.

BERSPONSOR

Akan tetapi sekalipun natural, bro dan sista tidak perlu khawatir untuk mandi di pantai ini.

Pantai Lumban Manik
Suasana Pantai Lumban Manik (foto: Damayanti)

Pantai Lumban Manik bersih. Itu sebabnya, cukup banyak pengunjung berwisata kemari.

Alasan lain banyak pengunjung kemari sudah tentu karena tidak ada tiket masuk. Mereka yang senang main di pantai, karaokean, biasanya memilih pantai ini karena bisa menghemat dana.

Selain itu, karena pantai ini tidak begitu padat pengunjung memungkinkan bagi mereka yang ingin karaokean.

BERSPONSOR

Sekalipun sederhana, di sini juga ada café yang disebut Kopling.

Café Kopling

Nah, yang buat pantai ini sering dikunjungi oleh banyak orang bukan karena pantainya saja. Karena ada Café Koplingnya. Ya, café ini menjadi tempat nongkrong asyik bagi para pecinta kopi.

Adong kopi, adong nonang (baca: ada kopi, ada obrolan) kata Sariaman Manik, pemilik Café Kopling.

- Advertisement -

Café ini kerap ditongkrongi para pelaku pariwisata atau media sekadar untuk menikmati kopi atau ngobrol santai. Atau bisa jadi untuk mencari inspirasi.

TERKAIT  Viral Bupati di Aceh Larang Live Music, Tanggapan Pengamat Musik ini Mengejutkan
HPI Samosir
Anggota HPI Samosir foto bersama usai rapat awal tahun (foto: istimewa)

Para pemandu wisata khususnya dari HPI Samosir kerap membawa tamu-tamunya untuk belajar seluk-beluk kopi.

Sekalipun tidak ada tanaman kopi di pantai ini, Sariaman Manik melengkapi cafenya dengan alat-alat kopi yang cukup lengkap.

Selain itu, ia juga menyiapkan alat peraga yang membantunya untuk menjelaskan proses pengolahan kopi dari kopi cherry merah hingga menjadi kopi bubuk.

Ia menguasai betul proses kopi. Tidak hanya menjual kopi di cafenya. Ia pun menjual bubuk kopi untuk kafe-kafe lain.

“Sasaran utama yang dijual kopi, pantai ini sebagai pelengkap,” jelas Sariaman Manik, penggerak dibersihkannya Pantai Lumban Manik.

Pantai Lumban Manik
Suasana Pantai Lumban Manik (foto: Damayanti)

Pada tahun 2022 ia mengajak masyarakat membersihkan Pantai Lumban Manik.

Selain agar pantai tersebut lebih bersih, sasarannya juga guna meningkatkan kunjungan wisatawan.

Upayanya bisa dibilang telah berhasil mendatangkan keuntungan bagi masyarakat.

Sebab, setelah pantai ini cukup bersih, para pengunjung berdatangan. Masyarakat pun bisa menjalankan usaha mereka di pantai tersebut.

Tidak kalah penting lagi, masyarakat sekitar juga bisa menikmati pantai dekat rumah mereka sendiri.

Di pantai ini bro dan sista juga bisa menginap dengan berkemah. Untuk biaya penginapan berkemah 150ribu/tenda sudah termasuk ngopi pagi dan sarapan.

Bagi Sobat yang berencana untuk menikmati kopi atau sekadar ingin berkunjung ke Pantai ini dapat menghubungi pemilik Cafe Kopling di no HPnya 082165156208.

Penulis: Damayanti Sinaga

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU