spot_img

Panoguan Solu, Satu dari Sekian Banyak Paket Wisata Humbang

HUMBAHAS – Salah satu destinasi wisata di kawasan Danau Toba di Humbang Hasundutan adalah Panoguan Solu. Jaraknya sekitar 2 kilometer dari Sipinsur. Soal keramaian, tak dapat dimungkiri, Sipinsur masih pemenangnya. Itu karena aneka fasilitas masih lebih lengkap di Sipinsur. Wahana di Sipinsur pun masih lebih lengkap dan lebih luas. Belum lagi sensasi hutan pinusnya.

Tetapi, membandingkan Sipinsur dan Panoguan Solu belum aple to aple. Panoguan Solu sebagai destinasi wisata masih tergolong baru. Sementara Sipinsur sudah cenderung lama. Dan, dalam amatan kita pada libur Lebaran ini, Panoguan Solu sudah tergolong sangat ramai. Dan, semakin ramai hingga pada sore hari. Saya mengetahuinya pada liburan Lebaran kemarin.

Saya datang pada pukul 11.00 WIB. Kali ini, pemilik Destinasi Panoguan Solu mengontak kita dari Sanggar Maduma. Mereka ingin kita mengisi acara di sana. Nah, pada pukul 11.00 WIB saat saya mengantarkan anak-anak sanggar, pengunjung masih berada pada angka sekitar 30-an. Belum terlalu ramai. Sementara Sipinsur sudah cenderung ramai. Saya pulang ke Doloksanggul untuk menjemput lagi.

Sekitar pukul 14.00, saya tiba lagi di Panoguan Solu. Pengunjung mulai ramai. Dan, ketika pukul 15.00 WIB acara pentas seni oleh Panoguan Solu diadakan, para pengunjung silih berganti. Panoguan Solu benar-benar sudah ramai. Kebetulan, di Panoguan Solu, ada banyak spot untuk berfoto. Ada perahu hijau yang digantung sehingga bisa menjadi objek foto. Ada juga rumah Batak dalam bentuk mini.

Masih ada spot lain. Ada, misalnya, rumah pohon mini yang dibuat di pohon pinus yang sudah kokoh. Semua ini semakin kompleks karena hamparan danau sangat indah. Saya tak mau bercerita lagi tentang hamparan danau. Sebab, dari semua dataran tinggi, saya melihat bahwa penampakan Danau Toba tetap sama-sama indah dan menggoda. Biru yang kabur dan samar serta punya eksotisme tersendiri.

Seperti di tempat panatapan lainnya, di Panoguan Solu ada beberapa tempat lesehan. Ada juga yang berkursi dan bermeja. Duduk di sana sambil menikmati kopi, teh manis, atau mungkin tuak akan lebih menggoda. Bercerita sambil berfoto ria sembari sesekali merasakan sepoi angin dari danau. Danau Toba memang tak habis-habisnya untuk dibahas dan dinikmati. Mulai dari bibir pantai hingga puncak gunung seperti Panoguan Solu.

Satu yang tak kalah menarik di Panoguan Solu adalah aksesnya yang sangat lancar. Jalan sangat mulus. Turun terus hingga ke Bakara akan menjadi bagian dari kenikmatan itu sendiri. Sebab, jalan cukup curam, terjal, berkelok, dan berliku indah. Tapi, jangan khawatir. Tiga kali saya sudah turun dari sana naik mobil aman-aman saja. Karena itu, bagi wisatawan yang ke Humbang Hasundutan, rute ini sangat perlu dipertimbangkan.

Dimulai dari Sipinsur. Lalu, pergilah ke Panoguan Solu untuk berselfi ria. Dan, puas di Panoguan Solu, kita boleh turun ke daerah Baktiraja. Kira-kira laku pengunjung demikianlah yang saya lihat pada Lebaran kemarin.

Pengunjung datang dari arah Sipinsur. Mereka singgah di Panoguan Solu untuk memesan paket makanan di sana. Karena kebetulan ada sanggar kita dari Maduma tampil, mereka singgah sebentar untuk menyaksikan.

TERKAIT  Olahraga Bola Basket, Aktivitas Baru di Puncak Sindeka

Cukup banyak yang berfoto bersama anak-anak sanggar. Kebetulan, karena kita membawakan paket lengkap pakaian adat puak Batak di kawasan Danau Toba, mereka pun jadi berfoto bersama. Mereka bahkan memberikan uang tips seperti “upah gordang”. Kalau ada “upah gordang”, ini saya berikan ” upah tortor”, kata mereka. Dan, anak-anak semakin bersemangat untuk manortor. Sampai-sampai, tanpa sadar para pengunjung ikut manortor bersama.

“Kalau boleh, untuk liburan lainnya, hiburan seperti ini diadakan lagi,” demikian usul beberapa wisatawan sambil merogoh dompetnya untuk kita. Dan, gayung bersambut. Pemilik Panoguan Solu mengatakan bahwa pada Agustus dan Desember nanti, acara serupa dan lebih besar akan tetap dibuat. “Jadi, jangan lupa berkunjung pada Agustus dan Desember nanti karena kita akan buat pertunjukan seni khas Batak,” kata pemilik Panoguan Solu.

Sore sudah semakin tua. Pengunjung makin ramai saja. Ada yang turun langsung dari Sipinsur tanpa singgah di Panoguan Solu. Ada yang singgah di Panoguan Solu. Tetapi, saya punya gambaran sedikit bahwa paket lengkap wisata di Humbang Hasundutan untuk Danau Toba adalah dari jalur Sipinsur, singgah di Panoguan Solu, turun ke Bakara sebelum menikmati Tipang dengan desa wisata budaya. Bila perlu lagi, semoga ada jalur aman untuk naik hingga ke Silemeleme di Parsingguran.

Pada sebuah rapat kecil bersama Kadis Pariwisata dan Olahraga Humbang Hasundutan, Jakkon Halomoan Marbun, mengatakan ada rencana membuat destinasi wisata budaya dengan patung besar Raja Sisingamangaraja dengan luasan sekitar sehektar tanah. Dan, lokasi yang cocok untuk itu saat ini adalah di Silemeleme. Jika itu terjadi dan ada jalur aman, maka lengkap sudah paket wisata Danau Toba dari Humbang.

Berawal dari Sipinsur menatap Sibandang. Singgah di Panoguan Solu untuk beristirahat. Turun ke Baktiraja. Lalu, naik ke Silemeleme untuk berkunjung ke patung besar Raja Sisingamangaraja di sana. Judul patung besar Sisingamangaraja itu bisa dibuat begini: Manatap Bakkara sian Parsingguran. Semoga saja terjadi agar paket wisata Humbang Hasundutan semakin kompleks dan banyak pilihan.

 

Penulis  : Riduan Pebriadi Situmorang
Editor     : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU