spot_img

Musik Tradisional Batak Menghentak Danau Toba

SAMOSIR – Lake Toba Traditional  Music 2021, Selasa 26 Oktober 2021, di Lembah Harian Kecamatan Harian Kabupaten Samosir, menghentak Danau Toba, yang saat itu kedatangan tamu, Menteri Pendidikan dan kebudayaan Nadiem Makarim. Sebelum berdiskusi dengan pegiat seni, Nadiem ikut larut dalam hentakan irama musik tradisional Batak.

Disambut Taganing Toba, Gendang Sisibah (Gendang Sembilan) dari Pakpak serta taganing dari Simalungun serta berbagai musik tradisi dari empat puak Batak di wilayah Danau Toba, Nadiem terlihat fokus dan terpukau.

Aroma mistis seketika menyergap, sesaat bunyi gendang menggema seirama, dari 30 orang maestro seniman tradisional yang ada di Danau Toba, berpadu dengan alat musik lainnya. Walau usia terlihat telah mengusai tubuh mereka, tapi Kelihaian para maestro itu tidak sedikitpun menunjukkan penurunan kualitas.

Detik jarum jam pun seolah berhenti, hening, saat lantunan andung (doa yang seolah dinyanyikan) kerinduan di tengah keindahan alam dipanjatkan. Ada harmonisasi yang sangat indah, kreasi para maestro musik tradisional itu dengan alam sekitar.

Di luar pemahaman makna andung itu, tapi Menteri Pendidikan Nadiem, terlihat tak berkedip. Menghayati setiap nada dan irama yang dikeluarkan dari alat-alat musik tradisional Batak itu.

Suasana hening seketika berganti, ketika hentakan musik dengan tempo yang semakin cepat terdengar. Ada 60 orang anak berlari, menari menuju tengah pelataran.

TERKAIT  Makna Gondang Dalam Budaya Batak (VI)

Kali ini, alat musik tradisional diambil alih generasi muda dari tangan para maestro. Tempo dan irama yang semakin kuat, menunjukkan musik penuh semangat jiwa muda dari alat musik tradisioan yang sama digunakan para maestro tadi.

“Dasyhat banget. Saya kaget. Saya sering dapat acara-acara tarian di Kementerian, baru kali ini saya kepengen bergerak, pengen joget. Luar biasa,” ungkap Nadiem atas irama musik tradisional yang membuatnya ingin bergoyang.

“Kalau sempat adek-adek nanti akan kami ajak ke Jakarta ya,” janji Nadiem.

Tak lama, terlihat Nadiem Makarim  manortor bersama dengan para maestro dan juga hadirin yang ada. Dia terlihat menikmati setiap alunan dan hentakan yang dihasilkan dari alat musik tradisional, empat puak Batak di kawasan Danau Toba.

Selain sebagai penghormatan layaknya seorang raja, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Nadiem Makarim mendapat penghormatan dengan penyematan pakaian adat Batak terdiri dari ulos dan kelengkapan lainnya.

Sekaligus memperkenalkan budaya, tortor panomunomuan menyambut kedatangan tamu penting, digelar menyambut Nadiem Makarim di ajang Lake Toba Traditional  Music 2021.

 

Penulis : Febe
Editor   : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU