Mudik Gratis Jalur Laut, 500 Pemudik Sumut Berlayar dari Batam ke Medan

BERSPONSOR

Batam, NINNA.ID– Langit Batam cerah saat 500 pemudik bersiap menaiki kapal KM Kelud di Pelabuhan Bintang 99, Batu Ampar, Jumat (28/3/2025).

Wajah-wajah bahagia terpancar dari para perantau asal Sumatera Utara yang akhirnya bisa pulang kampung tanpa mengkhawatirkan biaya perjalanan.

Mereka menjadi bagian dari program Mudik Bareng Pemprov Sumut yang tahun ini untuk pertama kalinya menyediakan tiga moda transportasi: bus, kereta api, dan kapal laut.

Kapal KM Kelud yang mereka tumpangi dijadwalkan berlayar selama kurang lebih 24 jam dan tiba di Pelabuhan Belawan, Medan, pada Sabtu (29/3/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.

BERSPONSOR

Di atas kapal, para pemudik menikmati perjalanan yang lebih santai dibandingkan moda transportasi darat, dengan fasilitas yang nyaman serta pendampingan dari tim Dinas Perhubungan Sumut yang siap membantu jika ada kendala.

MUDIK

Mudik Hemat, Perjalanan Nyaman

Program mudik gratis ini merupakan inisiatif Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin pulang kampung dengan lebih aman dan nyaman.

Selain membantu warga secara ekonomi, program ini juga bertujuan untuk mengendalikan inflasi sektor transportasi yang biasanya melonjak saat Lebaran.

“Kami ingin memastikan masyarakat Sumut yang merantau tetap bisa mudik dengan tenang tanpa harus terbebani biaya besar. Program ini juga mengurangi risiko kecelakaan dengan mengarahkan pemudik ke transportasi umum yang lebih aman,” ujar Bobby saat melepas keberangkatan pemudik dari Stasiun Besar Medan, Kamis (27/3/2025).

Secara keseluruhan, Pemprov Sumut telah memberangkatkan 10.833 pemudik menggunakan tiga moda transportasi.

Dari jumlah tersebut, 1.000 seat dialokasikan untuk jalur laut dengan KM Kelud, yang terbagi dalam beberapa gelombang keberangkatan.

- Advertisement -
TERKAIT  BRI Peringkat Empat Terbaik Bank ASEAN versi The Banker 2023

Bagi banyak pemudik, perjalanan ini bukan sekadar pulang kampung, tetapi juga momen kebersamaan yang berharga.

Muhammad Rido, salah satu peserta mudik gratis, merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia dan keluarganya, yang berjumlah lima orang, bisa pulang tanpa harus mengkhawatirkan biaya perjalanan.

“Kami sekeluarga bisa mudik tanpa mengeluarkan biaya tiket. Program ini benar-benar membantu kami yang merantau di Batam. Semoga tahun depan kuotanya ditambah agar lebih banyak yang bisa menikmati fasilitas ini,” kata Rido dengan penuh harap.

Hal serupa dirasakan oleh Anisa, seorang anak kecil yang tampak ceria bermain di dek kapal bersama saudara-saudaranya. Ia mengaku senang bisa pulang kampung bersama keluarga besar tanpa harus berpikir soal biaya tiket.

Sementara itu, Ramli (45), seorang pekerja di Batam, juga menyambut baik program ini.

“Kalau naik kapal sendiri, biayanya lumayan besar, apalagi kalau bawa keluarga. Dengan program ini, saya bisa pulang dengan tenang dan nyaman,” ungkapnya dengan senyum lebar.

Tidak hanya memfasilitasi keberangkatan, Pemprov Sumut juga telah menyiapkan layanan arus balik gratis bagi para pemudik.

Perjalanan pulang ke Batam melalui kapal laut dijadwalkan berlangsung pada 7 April 2025. Begitu juga dengan moda transportasi lainnya, yakni bus (5-7 April 2025) dan kereta api (6-7 April 2025).

Dengan adanya program mudik gratis ini, diharapkan perjalanan mudik Lebaran 2025 menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh warga Sumatera Utara yang merantau.

Tahun ini, mereka bisa menikmati perjalanan tanpa rasa khawatir, serta bisa kembali berkumpul dengan keluarga di kampung halaman dengan penuh kebahagiaan.

Penulis: Gugun
Editor: Damayanti Sinaga

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU