spot_img

Mengenalkan Wisata Alam Lewat Komunitas Motor Trail

TOBA – Dalam menggali potensi wisata yang dimiliki, Desa Pardomuan Kecamatan Ajibata menggandeng komunitas motor trail untuk mengenalkan wisata alam yang indah dan ekstrem di perbukitan, Minggu kemarin. Bersama kelompok masyarakat Toba Berjaya, eksotisme wisata Danau Toba melalui olah raga ekstrim trail wisata digaungkan.

Melalui komunitas motor trail yang hobi melintasi medan ekstrem, seperti jalan kecil yang berlumpur dan berpasir, menurun terjal, menanjak dan jalan bebatuan, menjadi pilihan tepat untuk memperkenalkan objek wisata Desa Pardomuan Ajibata.

Selain menyalurkan hobinya,  di medan ekstrem pegunungan pada ketinggian sekitar 1000 meter di atas permukaan laut, para penunggang kuda besi ini, dapat menikmati pemandangan alam Danau Toba melalui beberapa lintasan trek yang dilalui.

Motor trail
Perbukitan di Desa Pardomuan Kecamatan Ajibata menjadi salah satu trek yang menantang untuk ditaklukkan.(Foto:ferindra)

Sebelum dan setelah menempuh medan ekstrem di pegunungan sejauh puluhan kilometer, komunitas motor trail ini juga tampak berswafoto (selfie) di beberapa lokasi dengan latar belakang tebing dan Danau Toba.

Saat memulai start peserta dari Komunitas Trail Jagad Medan, Ipin Bungsu berharap trek menantang yang dilewati hingga garis finis akan memberi kepuasan tersendiri baginya

“Kita berharap peserta off-road kali ini menikmati trek yang disuguhkan dan berharap event ini berkelanjutan demi mempromosikan Pariwisata Danau Toba,” ujar Ipin Bungsu.

Sedangkan Hasmi, peserta komunitas trail yang berasal dari Aceh, mengaku kagum setelah melintasi jalan ekstrem sambil menikmati bentang alam Danau Toba sambil berswafoto bersama para penonton di atas bukit, berlatar Danau Toba.

TERKAIT  Sarkofagus dan Benteng-benteng Teguh di Desa Tipang

Selanjutnya peserta Ekstrim Rantau Prapat, Vito Siregar didampingi raja tanjakan Sumatera Utara Jatra Ginting dari komunitas CDM (Cakap Cakap Do Mulana) Perdagangan, yang telah lebih dulu sampai di lokasi finis mengaku trek yang disuguhkan sangat memukau.

“Trek memiliki jalur ekstrim yang puas, padat berlemak yang menimbulkan gaya salto sehingga membuat off-roader extra hati-hati, dan memacu adrenalin.” Ujar Vito Siregar sembari menghela nafas dan menunjukkan motor trailnya yang sedikit butuh perbaikan.

Tambah Jatra Ginting, mereka berharap pandemi segera berakhir sehingga kegiatan trail seperti ini terus dilaksanakan di Kawasan Danau Toba, karena banyak potensi trek yang menantang dan memukau. Kegiatan ini salah satu cara mempromosikan wisata Danau Toba kepada khalayak.

Kepala Desa Pardomuan, Tambatua Sirait selaku panitia lokal bersama kelompok masyarakat, mengaku bersemangat membuat terobosan dengan menggandeng pihak lain yang berkomitmen mempromosikan wisata di desanya dan Danau Toba pada umumnya.

“Event ini merupakan salah satu cara kita mengangkat dan menggaungkan kembali wisata alam Danau Toba di tengah keterpurukan selama pandemi dan secara khusus membuat terobosan menggali potensi wisata Desa Pardomuan Ajibata, untuk disuguhkan kepada peserta,” ungkap Sirait

Menurutnya, Pandemi Covid-19 bukanlah suatu momok dan kendala untuk tidak menggemakan promosi Pariwisata Danau Toba. Di tengah pandemi, perlahan wisata desa harus mulai berbenah dengan berbagai cara dan kegiatan yang dilaksanakan.

 

Penulis  : Ferindra
Editor     : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU