spot_img

Mengenal Bukit Sipolha dan Pulau Hole di Simalungun

SIMALUNGUN – Sipolha mungkin tidak asing bagi anak muda yang hobi touring. Sipolha merupakan nama desa di Kecamatan Pematang Sidamanik, Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Di desa tersebut ada satu bukit yang dinamai Sipolha. Tidak begitu jauh untuk diakses dari Parapat. Jika kamu dari arah Siantar, kamu bisa ambil posisi sebelah kanan menuju Sipolha. Tepat saat kamu melihat simpang tiga, ada papan arah penunjuk jalan menuju Desa Sipolha atau Tiga Ras.

Kamu perlu cek peta atau google map jika belum kuasai jalan. Namun, simpang ini tidak jauh dari Penatapan Parapat. Sebelum dapat Penatapan Parapat, kamu akan melihat simpang tiga ini, ada jalur lurus menuju Parapat, ke kanan menuju Sipolha.

Dari simpang tiga ini hanya sekitar 30 menit lagi untuk sampai ke Bukit Sipolha.

Sepanjang jalan menuju Bukit Sipolha, kamu akan disuguhkan pemandangan hijau berisi pohon pinus, kopi, dan tanaman keras lainnya.

Jalan besar ini mulus dan asyik untuk kita lewati. Kiri kanan merupakan Kawasan Hutan Lindung. Tapi, kamu akan menyaksikan sejumlah lahan di sana sudah beralih fungsi menjadi perkebunan dan perladangan.

Belum ada penunjuk arah dari jalan besar yang kamu lewati menuju Bukit Sipolha, kamu perlu bertanya kepada warga sekitar. Sembari berhenti bertanya, kamu juga bisa menikmati mengambil foto dengan latar Danau Toba. Di sana juga ada warung-warung yang mengarah langsung ke Danau Toba. Jadi, kalau kamu tidak buru-buru, kamu bisa singgah menikmati pemandangan danau di sini.

Salah satu tanda utama kamu sudah sangat dekat ke bukit ini, kamu akan melihat perkampungan. Melewati jalanan kecil yang berkelok dan menurun. Kira-kira 10 menit lagi dari sini kamu akan sampai di Bukit Sipolha.

Beberapa kali kami ke sini, ada banyak orang camping membawa perlengkapan masing-masing. Sudah ada pengelola bukit yang melayani kebutuhan para wisatawan dan ada warung. Biaya untuk masuk ke bukit ini Rp5 ribu per sepeda motor. Bermalam Rp10 ribu. Kamu bisa menikmati pemandangan Danau Toba dari bukit ini.

TERKAIT  Liburan Waisak, Kota Parapat Dipenuhi Wisatawan

Sebelum menuju bukit, kamu akan melihat pantai. Pantai ini digadang-gadang akan dijadikan lokasi camping dan juga pendirian hotel-hotel di sekitar pantai. Semoga dengan adanya rencana ini, jalan menuju Sipolha semakin diperhatikan.

Pulau Hole

Bukit Sipolha 2
Bukit Hole di tengah Danau Toba terlihat dari Sipolha.(foto:damayanti)

Jika kamu berkunjung ke Bukit Sipolha, kamu pasti melihat pulau ini. Sekali jalan, kamu bisa menikmati 2 destinasi sekaligus, Bukit Sipolha dan Pulau Hole. Belum diketahui pasti alasan mengapa pulau ini bernama hole. Jika ditinjau dari Bahasa Inggris, artinya lubang. Jika ditinjau dari Bahasa Simalungun, artinya kayuh atau dayung. Bisa jadi dari namanya menyiratkan orang perlu mendayung sampan untuk sampai ke pulau ini.

Pulau ini tidak berpenghuni. Bisa dikatakan kecil. Luasnya kira-kira 10 meter persegi. Hanya berisi ilalang dan bebatuan. Untuk ke Pulau ini kamu dapat menyewa kapal. Tiket Rp10 ribu per orang. Nahkoda kapal akan membawa kamu mengelilingi pulau kecil ini. Kamu juga bisa singgah untuk memancing dan berfoto di sini. Bergantung kesepakatanmu dengan nahkoda kapal, apakah dia bersedia untuk berhenti sebentar di pulau tersebut.

Walau ada riset mengatakan perkembangan pariwisata merupakan salah satu pemicu perusakan alam, tapi semoga saja wisatawan di sekitaran Danau Toba tetap menjaga lingkungan. Sebagai wisatawan kita juga juga terlibat, yaitu jangan membuang sampah sembarangan di lokasi wisata termasuk di Bukit Sipolha. Terakhir kami berkunjung ke sana, sudah ada sampah plastik berserakan.

 

Penulis     : Damayanti Sinaga
Editor        : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU