spot_img

Membuat Sabun Alami, Peluang Usaha Perempuan di Samosir

SAMOSIR – Tergerak oleh keinginan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada masyarakat di Samosir, Dame Maria Manurung dan Risma Sitorus, mengadakan pelatihan pembuatan sabun alami dalam grup kecil kepada penduduk Huta Sitio-tio, Dusun 3, Huta Ginjang, Simanindo. Grup kecil tersebut dinamakan Kelompok Perempuan Dosroha.

Pelatihan ini ditujukan agar kelompok perempuan tersebut dapat mengelola sumber daya yang mereka miliki dengan baik. Dengan demikian, keluarga-keluarga dapat lebih sejahtera dan kebutuhan mereka tercukupi.

“Para ibu-ibu harus cakap mengelola sumber daya, terlebih lagi dalam mengelola uang. Pelatihan pembuatan sabun ini dapat meminimalkan pengeluaran biaya rumah tangga. Tidak hanya itu, jika ibu-ibu mau berniat memproduksinya dalam jumlah besar dan menjualnya, itu lebih bagus lagi,” terang Dame di hadapan sekitar 20 warga di rumah Jagar Tua Situmorang, baru-baru ini.

Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari serangkaian pelatihan yang telah ia jalankan sebelumnya. Namun, kali ini, pelatihan pembuatan sabun dianggap penting dilaksanakan karena dapat berdampak terhadap pengelolaan sumber daya keluarga. Secara khusus, sabun alami ini akan mendatangkan kesehatan bagi kulit dibandingkan sabun yang beredar di pasaran.

Sabun Alami Vs Sabun Deterjen
Kelebihan pelatihan yang ia ajarkan, katanya, sabun yang dihasilkan alami. Sementara kebanyakan sabun yang beredar di pasaran merupakan sabun detergen. Dengan menggunakan sabun alami, kulit lebih halus dan lembab. Selain itu, biaya lebih hemat dibandingkan harus membeli sabun di luar.

TERKAIT  Membuka Pasar Ekspor Produk UMKM Kaldera Toba

Sabun alami menggunakan bahan dasar minyak dan lemak, sedangkan sabun detergen tidak menggunakan minyak. Sabun alami menggunakan larutan alkali sebagai pereduksi sedangkan sabun detergen tidak.

Hanya tiga bahan dasar utama untuk pembuatan sabun alami yakni minyak, air terionisasi, dan alkali. Ketiga bahan ini tidak sulit ditemukan. Dengan demikian, para wanita tidak begitu sulit untuk berkarya menghasilkan sabun ini.

Kebutuhan Rumah Peluang Industri di Samosir
Dame berharap seusai pelatihan ini, kelompok wanita di Sigarantung dapat memproduksi sabun ini untuk kebutuhan rumah tangga mereka. Karena sabun merupakan kebutuhan hidup sehari-sehari besar manfaatnya bila sabun ini diproduksi oleh rumah tangga.

Selain itu, sabun juga dapat dijadikan kerajinan tangan yang punya peluang industri. Sabun yang diproduksi oleh Kelompok Perempuan Dosroha ini berpeluang untuk dipasarkan ke masyarakat, reseller dan bahkan grosir.

Kelompok Perempuan Dosroha ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat bahwa sabun alami itu bermanfaat bagi kesehatan kulit. Sabun ini khususnya cocok bagi mereka yang punya kulit sensitif terhadap bahan-bahan kimia keras seperti detergen.

 

Penulis    : Damayanti Sinaga
Editor       : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU