spot_img

Melongok Wisata Alam Kampung Nenas Sipahutar

NINNA.ID – TAPANULI UTARA

Kampung nenas Sipahutar di Desa Onan Runggu, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) mulai menarik perhatian. Kampung nenas Sipahutar yang diperkirakan seluas 2000 meter per segi ini mulai sering dibicarakan, khususnya bagi kalangan pecinta wisata alam.

Tempat ini bisa menghipnotis para pengunjung untuk menikmati sajian buah nenas yang kaya dengan rasa. Manis berair berwarna kekuningan, menyegarkan mulut. Menikmati hembusan angin segar nan sejuk di bawah pepohonan rindang yang hijau, juga bisa memanjakan diri di sana.

Mengandalkan produksi buah nenas dari hasil perkebunan masyarakat, kini kawasan kampung nenas ini telah berubah wujud menjadi salah satu destinasi wisata di Taput.

Destinasi wisata ini akan dijadikan sebagai salah satu ikon agro wisata di Taput. Agro wisata hasil pertanian masyarakat, kuliner khas hasil olahan sendiri dan tentunya didukung alam yang indah.

TERKAIT  Lebaran Pertama, Sungai Lae Merah Diminati Pengunjung

Dinas Pariwisata (Dispar) Taput kini telah memberikan perhatian khusus dalam upaya mengembangkan kampung nenas Sipahutar. Hal ini untuk menarik simpati para pengunjung melakukan perjalanan menikmati suasana alam dan sajian aneka kuliner dengan santai.

“Konsepnya,  wisata Sipahutar ke depan akan menjadi agrowisata, artinya pengunjung akan datang melihat kebun nenas dan sekaligus menikmati berbagai aneka kuliner dari hasil olahan nenas, seperti keripik, selai dan minuman,”ujar Kepala Bidang Destinasi Wisata Dispar Taput, Jeffry Sinaga kepada NINNA.

Hasil jualan kampung nenas (Foto/ist)

Dia mengatakan,  tahun fokusnya melakukan pembangunan lanskap, jalur pejalan kaki, dan sejumlah kios di lokasi kawasan agro wisata Sipahutar ini.

“Sehingga nanti para pengunjung bisa santai menikmati suasana dan ada tempat kios-kios tempat berjualan hasil olahan nenas,” ungkapnya.

 

Penulis                 : Billy S

Editor                   : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU