Mantan Wakil Presiden AS Pence Muncul di Hadapan Dewan Juri yang Memeriksa Trump

BERSPONSOR

NINNA.ID-Mantan Wakil Presiden AS Mike Pence muncul di hadapan Dewan Juri yang menyelidiki peran mantan Presiden Donald Trump dalam upaya membatalkan pemilu 2020, kata seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada Reuters, Kamis.

Pence berada di dalam Pengadilan Distrik AS di Washington selama lebih dari tujuh jam, ABC News dan NBC News melaporkan sebelumnya. Perwakilan Pence tidak berkomentar.

Penampilan mantan wakil presiden di hadapan dewan juri datang saat dia sedang menjajaki kemungkinan tantangan bagi Trump untuk pencalonan presiden dari Partai Republik pada tahun 2024.

Keamanan ditingkatkan di gedung pengadilan federal di Washington dan seekor anjing pelacak bom terlihat di lorong.

BERSPONSOR

Trump, yang akhir tahun lalu mengumumkan pencalonannya untuk Gedung Putih pada tahun 2024, baru-baru ini didakwa dalam penyelidikan terpisah di New York atas dugaan pembayaran suap.

Pada hari Rabu, Trump kalah dalam banding untuk memblokir Pence dari bersaksi dalam penyelidikan penasihat khusus, menurut CNN.

TERKAIT  Korlantas Polri Tetapkan Syarat Usia Minimal Punya SIM Tak Lagi 17 Tahun?

Awal bulan ini, Pence mengungkapkan bahwa dia tidak akan mengajukan banding atas putusan hakim yang mengharuskan dia untuk bersaksi kepada dewan juri federal tentang percakapannya dengan Trump menjelang serangan mematikan di US Capitol pada 6 Januari 2021.

Trump Masuk Pengadilan
Mantan Presiden AS Donald Trump dan putranya Eric Trump tiba di Trump Tower, setelah mantan Presiden Trump didakwa oleh dewan juri Manhattan menyusul penyelidikan atas uang suap yang dibayarkan kepada bintang porno Stormy Daniels, di New York City, AS 3 April 2023. REUTERS /Jeenah Moon

Penasihat Khusus Jack Smith mengambil alih penyelidikan atas upaya untuk membatalkan hasil pemilihan presiden 2020, termasuk rencana untuk mengajukan daftar pemilih palsu untuk menghalangi Kongres mengesahkan kemenangan Demokrat Joe Biden.

BERSPONSOR

Menjelang serangan Capitol 2021 oleh pendukung Trump, presiden saat itu berulang kali mengecam Pence karena menolak mencoba mencegah Kongres mengesahkan kemenangan Biden dalam pemilu 2020.

Trump juga menghadapi rintangan hukum lainnya, termasuk penyelidikan penasihat khusus terpisah atas penanganannya terhadap dokumen rahasia dan penyelidikan di Georgia terkait dugaan campur tangan dalam pemilihan negara bagian tahun 2020.

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU