spot_img

Lomba Menembak, Gaya Perbakin Membidik Keindahan Danau Toba

SIMALUNGUN – Mendukung Destinasi Pariwisata Super Prioritas lewat Sport Tourism, Perbakin berhasil menggelar Lomba menembak 2nd Indonesia Internasional Long Range Shooting Grand Prix 2022 di Desa Sipolha, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun Selama 5 Hari sejak 27 Juli 2022.

Perlombaan menembak yang diikuti oleh 100 peserta dari TNI/Polri dan sipil umur 17-50 tahun ini, disuguhkan dengan 12 stage dan lokasi tembak dengan sasaran beberapa titik di pulau kecil Sipolha.

Peserta lomba menikmati tantangan berbagai stage seperti bukit, dinding lereng gunung, perahu di pinggir Danau dengan paduan dan sasaran pulau kecil di tangah Danau Toba.

Peserta sangat takjub dengan medan yang disuguhkan, bukan lagi tantangan medan berat yang dirasakan tapi keindahan dan hamparan birunya Danau Toba berpadu menyatu dengan sasaran tembak di Pulau Hole Sipolha.

Ketua Panitia atau Managing Director (MD) Perbakin Benny Martopo mengungkapkan, sengaja memilih Danau Toba sebagai lokasi Lomba ada tahun 2022 untuk ikut berkontribusi mempromosikan Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas.

“Kegiatan lomba ini termasuk sport tourism untuk membantu pemerintah mempromosikan Danau Toba sekaligus berkontribusi meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar lokasi seperti  homestay dan warung masyarakat,” ujar Benny saat acara penutupan pada hari Minggu sore (31/07/2022).

TERKAIT  Panoguan Solu, Satu dari Sekian Banyak Paket Wisata Humbang

Seremonial penutupan dilaksanakan di Puncak Indah Sipolha setelah melewati berbagai rangkaian seleksi dari beberapa stage Semi Auto dan Grandprix Class selama 5 hari seleksi lomba.

Sipolha memiliki nilai plus dalam menggelar lomba menembak karena memiliki struktur alam tepian Danau yang berbukit, lembah dan menurun.

“Desa Sipolha sebagai tempat yang sangat cocok dan tepat untuk olah raga ketangkasan menembak ini, karen ada Pulau Hole yang dijadikan lokasi sasaran tembak sesuai dan tidak berpenghuni. Lokasi alam Sipolha yang berbukit, lembah sehingga sesuai dengan jarak target antara 700-1200m,” tutur Benny.

Lomba menembak merupakan cabang olahraga adu ketangkasan sebagai bagian dari Sport Tourism, namun memiliki spesifikasi khusus, termasuk senjata, peluru khusus.

Perlombaan yang sebelumnya dibuka oleh Pangdam I BB Mayjen TNI A. Daniel Cardin ini, bukan hanya kegiatan lomba tapi juga bakti sosial. Selanjutnya acara puncak penutupan langsung dirangkai dengan pengumuman hasil dan pemberian piala bagi para pemenang oleh Panitia Pelaksana Benny Martopo.

 

Penulis    : Ferindraha
Editor       : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU