spot_img

Libur Singkat tapi Dapat Banyak di Kawasan Danau Toba

NINNA.ID – Danau Toba itu selalu bikin rindu. Buat kita selalu ingin balik padahal sudah berkali-kali ke situ. Aku yang sudah tinggal di Kawasan Danau Toba bertahun-tahun tetap saja ingin selalu eksplor berbagai tempat di Kawasan Danau Toba lagi dan lagi.

Berikut cerita libur singkatku ke Kawasan Danau Toba pada Kamis 26 Mei 2022. Siapa tahu ini bisa dijadikan referensi buatmu yang bingung mau kemana jika ada libur singkat. Kebetulan Rabu (01/06/2022) ada libur sehari, memungkinkah bagi kamu ke Kawasan Danau Toba? Jawabannya ya.

Seperti kemarin, bersama teman-temanku dari Medan dan Malaysia, kami singgahi tiga destinasi sekaligus cuma sehari. Kami sengaja memilih Simalungun, khususnya Sipolha karena teman-teman belum akrab dengan Sipolha. Aku sendiri punya alasan memilih Sipolha karena suka dengan suasana hutan di Sipolha. Sembari aku ingin melihat perkembangan kegiatan masyarakat di sana.

Jarak Kota Medan ke Sipolha lumayan dekat. Berkisar 3 jam melalui Tol Medan-Tebing Tinggi-Sipolha Simalungun. Kami sengaja berangkat Rabu malam dari Medan guna menghindari kemacetan di jalan. Kami istirahat di Siantar. Paginya sekitar jam 6 kami langsung menuju Sipolha.

Perjalanan di Pagi

Damayanti 3
Replika ikan mas di Simalungun.(foto:damayanti)

Di awal kami sudah niatkan akan singgah ke bangunan Ikan Mas, sekadar untuk berfoto. Jika ada yang menyediakan sarapan pagi, kami akan makan di sana. Ternyata saat itu tidak ada orang. Kami hanya mengambil foto lalu pindah ke lokasi lain untuk mencari pantai.

Beberapa saat kemudian kami melihat petunjuk arah menuju Pantai Aek Batu. Kami belum pernah mendengar dan membaca ulasan tentang pantai ini. Tapi kami memutuskan untuk melihat langsung. Jalanan banyak berlubang. Jalan menuju ke pantai ini punya tantangan tersendiri.

Kami bersyukur teman yang jadi supir kami berpengalaman dalam melintasi bukit yang menukik tajam. Tofografi Sipolha terdiri dari banyak bukit. Bukit-bukit tersebut pun terjal. Kelak jika bro dan sista kesini, carilah supir yang berpengalaman dalam melewati jalanan menukik.

Damyanti Aek Toba
Pantai Aek Toba di Sipolha.(foto:damayanti)

Begitu kami tiba di pantai, teman-teman sudah tidak sabar nyemplung ke Danau Toba. Mereka seperti anak kecil yang sangat rindu berenang di kolam. Lebih dari satu jam mereka habiskan di air. Aku sendiri memilih menikmati suasana sekeliling, melihat berbagai jenis pohon di pantai ini.

Tapi sebelum meninggalkan pantai ini, aku sempat mandi dan merasakan airnya sangat dingin dan segar. Pemilik pantai mengatakan air tersebut berasal dari mata air pegunungan, bukan dari Danau Toba. Pantaslah dingin jawabku dalam hati.

TERKAIT  Kalsim Waterpark, Wisata Wahana Air di Sidikalang

Perjalanan Siang

The Kaldera Damayanti 5
Berfoto asyik di The Kaldera Nomadic Escape.(foto:damayanti)

Usai dari pantai, kami menuju Parapat untuk makan siang. Kami memilih menu makanan khas Batak yakni arsik. Sejak awal supir kami sudah berangan-angan untuk menikmati arsik saat makan siang kami. Cita-citanya pun kami penuhi.

Setelah makan siang kami menuju The Kaldera Nomadic Escape. Beberapa kawan sangat penasaran, ingin melihat dan berfoto ria di destinasi yang dikelola oleh Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) ini. Cita-cita mereka pun kesampaian.

Mereka puas melihat The Kaldera dan berfoto ria selama di Sibisa. Beberapa dari mereka bertanya mengapa nama kampung tersebut Sibisa, apa kaitannya dengan kata bisa? Apakah karena ada banyak ular berbisa? Aku tertawa saja mendengar tebakan atau dugaan mereka tapi tidak tahu harus beri jawaban apa ke mereka. Nantilah aku cari tahu pikirku.

Setelah dari The Kaldera kami berkeinginan untuk ke Bukit Senyum yang tidak jauh lagi dari Sibisa. Tapi kami urungkan niat karena teman kami dari Malaysia perlu beristirahat dan harus ke Samosir menyeberang.

 Kami mengantar mereka ke Pelabuhan Tiga Raja yang akan berangkat menuju Hotel Carolina. Setelahnya kami pun sempat mampir untuk membeli buah-buahan sebagai oleh-oleh di Pasar Buah Tiga Raja. Ke Kios souvenir di dekat Gedung Harungguan Bolon Tiga Raja.

Liburan di Danau Toba
Kapal pariwisata tradisional sebagai angkutam umum penyeberangan dari dan ke Pulau Samosir.(foto:damayanti)

Setelah puas eksplor sejumlah oleh-oleh di sana, kami pun pulang menuju Medan tapi tetap sempat makan sore di Siantar. Kami tiba di Medan pukul 21.00. Liburan memang singkat, hanya 1 hari. Tapi kami puas dapat banyak hal. Kami ke replika Ikan Mas Sipolha Simalungun, Pantai Aek Batu Simalungun, The Kaldera Nomadic Sibisa Toba, ke Pelabuhan dan Pasar Tiga Raja. Liburan kami puaslah!

Kami berharap akan kembali ke Danau Toba untuk eksplor berbagai hal yang belum kami pernah jalani di Kawasan Danau Toba. Semoga jalur Tol Tebing Tinggi-Parapat berlanjut dan segera dituntaskan. Kelak, adanya jalan tol yang mempersingkat waktu ke Danau Toba bisa dilakukan kapan saja.

Penulis  : Damayanti Sinaga
Editor     : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU