spot_img

Libur Lebaran, Aek Rangat Ramai tapi Ada yang Aneh

SAMOSIR – Selama libur Lebaran 1-6 Mei 2022, Aek Rangat terus dibanjiri oleh wisatawan maupun penduduk lokal dan para pemudik ke Samosir. Terlebih di pagi dan malam hari. Saat ninnA ke Aek Rangat, Selasa (03/05/2022), ada begitu banyak kendaraan, khususnya kendaraan roda 4 berjejer di setiap warung yang menyediakan pemandian Aek Rangat.

Lokasi pemandian yang satu ini sangat disukai oleh para penikmat perjalanan. Apalagi mereka yang melakukan perjalanan jauh, mereka dapat melepas penat dengan berendam di kolam-kolam air panas. Alasan lain orang sangat suka mandi di Aek Rangat, ada keyakinan penyakit seperti koreng, reumatik, jantung, dan lainnya bisa berkurang atau bahkan sembuh.

Ada juga yang beranggapan mandi di Aek Rangat merupakan olahraga peregangan otot. Berenang di kolam dengan air hangat merupakan sarana yang sangat bagus untuk meningkatkan fungsi jantung dan peredaran darah tanpa membuat otot menjadi tegang. Apapun alasannya, lokasi pemandian ini benar-benar selalu menjadi tujuan utama bagi travelers apalagi bagi penduduk yang tinggal di Samosir.

Selama ini publik tahu, tidak ada kutipan masuk sama sekali untuk mandi di Aek Rangat. Namun ada kesadaran buat para pengunjung untuk membeli makanan atau minuman setelah menggunakan fasilitas kolam dan kamar mandi.

Itulah kebiasaan selama ini yang sudah berlaku selama puluhan tahun.

Akan tetapi, selama Lebaran persisnya Selasa (03/05/2022) malam, seorang pengunjung menyampaikan kepada ninnA, pemilik warung mengenakan kutipan Rp10 ribu bagi setiap pengunjung yang datang dan mandi di kolam.

“Aku lupa nama kedainya. Tapi seingatku warung paling ujung. Ada tempat parkir di depan kedainya. Kakak bilang gratis. Buktinya, kami bayar Rp10 ribu per orang, padahal kami juga masing-masing memesan kebutuhan kami di sana,” keluh seorang pengunjung kepada ninnA.

TERKAIT  Naik DAMRI Cara Murah Berwisata ke Danau Toba

Tidak Ada Kutipan
Beda halnya dengan yang ninnA rasakan saat mampir ke salah satu warung, yakni warung sebelah kiri pertama dapat setelah Gapura. Tidak ada kutipan apapun dikenakan. Seperti biasa, uang keluar bergantung pada makanan dan minuman yang kita pesan di warung. Namun ada imbauan dalam bentuk tulisan, ”Tidak pesan makan atau minuman wajib bayar Rp10 ribu”.

Tulisan tersebut mengartikan jika wisatawan hanya sekadar mandi tanpa memesan makanan atau minuman wajib bayar Rp10 ribu. Akan tetapi jika pengunjung memesan makanan atau minuman, kewajiban Rp10 ribu ditiadakan.

Buat travelers yang penasaran dengan Aek Rangat yang katanya sama dengan Lau Sidebuk-debuk Berastagi, langsung saja lihat yuk! Kamu pasti bakal sadari ada beberapa perbedaan. Oya, nama Aek Rangat berasal dari Bahasa Batak Toba. Aek artinya Air. Rangat artinya panas. Aek Rangat berarti Air Panas.

Aek Rangat atau dalam bahasa Inggris Hotspring merupakan salah satu destinasi wisata pemandian air panas belerang di Kawasan Danau Toba, Samosir. Waktu tempuh dari Pangururan menuju lokasi ini hanya sekitar 10 menit. Sebelum kamu sampai ke sini dari Pangururan kamu akan akan melewati salah satu situs sejarah bernama Tano Ponggol yang didirikan di era kolonial Belanda. Proyek revitalisasi Tano Ponggol masih berlanjut hingga sekarang saat ini.

 

Penulis  : Damayanti Sinaga
Editor     : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU