spot_img

Libur Idul Fitri, Pantai Parparean Porsea Diburu Traveler

TOBA – Musim libur Idul Fitri 1443 H/2022 M menjadi awal menggeliatnya industri Pariwisata di Kawasan Danau Toba setelah Pandemi melandai dan diperbolehkannya warga untuk berlibur dan mudik.

Momen itu diakui Herbert, salah seorang pengusaha dan pelaku wisata di Pantai Parparean, Porsea Kabupaten Toba. Dia mengatakan, sejak H-1 Idul Fitri dan dampak melandainya Pandemi, kunjungan ke Pantai Parparean miliknya mengalami peningkatan.

“Lokasi kita mengalami kenaikan pengunjung sejak hari Minggu kemarin setelah dua tahun mengalami sepi pengunjung. Kenaikan kunjungan ini diprediksi hingga seminggu ke depannya,” ujar Herbert, kemarin.

Ratusan pengunjung dari berbagai kalangan dan umur memadati setiap sudut pantai Parparean. Mereka terlihat asyik berenang, menggunakan ban, selfie, dan ngobrol sambil menikmati kuliner di restoran milik Herbert.

Memasuki Pantai Parparean tidak sulit, berjarak 5 menit dari Jalan Raya, melewati pintu gerbang RSU Porsea.

TERKAIT  Idul Fitri, Pesanan Kamar di Samosir Meningkat
Parparean 2
Pantai Parparean penuh traveler, di hari pertama libur Idul Fitri, Senin (02/05/2022).(foto:ferindraha)

Di Simpang menuju pantai, petugas Dinas Pariwisata Kabupaten Toba berdiri menyodorkan karcis retribusi kepada pengunjung dengan tarif Rp 2.000 per orang. Sedangkan di lokasi pantai hanya dikenakan biaya parkir sebesar Rp10 ribu untuk mobil pribadi.

Di lokasi pantai, tersedia berbagai sajian kuliner dengan harga terjangkau. Beragam souvenir, pondok dan tikar juga ikut ditawarkan kepada pengunjung. Untuk bermain d air, juga ada jasa penyewaan ban.

Seorang traveler, Daniati, mengakui semua harga yang ditawarkan di Pantai Parparean sangat terjangkau.

“Harga kuliner sangat terjangkau. Rasanya enak, biaya fasilitas yang disewakan juga sangat terjangkau. Apalagi ada mushola bagi kita muslim, bisa shalat sambil liburan,” ujar traveler dari Rantauprapat ini.

 

Penulis  : Ferindraha
Editor     : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU