spot_img

Lae Merah, Wisata Sungai Berkesan di Tengah Belantara

PAKPAK – Selain air terjun, Kabupaten Pakpak Bharat di Sumatera Utara juga memiliki beberapa sungai yang mulai ditata menjadi tujuan wisata. Salah satunya Lae Merah, sungai di Desa Ulumerah, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu.

Sungai ini mulai diminati wisatawan lokal sebagai tempat rekreasi. Airnya yang langsung dari hulu sungai, merupakan air pegunungan yang sangat dingin. Warna airnya juga terlihat kemerahan, mungkin karena bercampur dengan humus tanah di hulu sungai.

“Mandi di Lae Merah ini cukup menyegarkan,  mungkin karena langsung air dari pegunungan yang berada di hulu sungai,” kata Idem, seorang warga yang sudah menikmati serunya berenang di sana kepada ninnA.

Sungai Lae Merah tidak terlalu dalam dan juga tidak terlalu deras. Sangat aman untuk dijadikan tempat berenang, bahkan untuk anak-anak sekalipun.

Lae Merah
Lae Merah aman bagi anak-anak tapi tetap dalam pengawasan orang tua.(foto:lastro)

Sisi sungai yang masih ditumbuhi semak belukar hingga pohon-pohon besar yang sangat rimbun, memberikan kesan sedang berada di tengah Belantara. Padahal dari tempat parkir kendaraan, jaraknya hanya 100 meter.

Di aliran sungai ini menyembul bebatuan yang ukuranya bervariasi. Batu yang besar biasanya digunakan pengunjung untuk berjemur, dan juga menjadi tempat spot foto.

TERKAIT  Pinus Hills Simarjarunjung, Sipinsur Versi Simalungun

Fasilitas pendukung di lokasi pemandian alam sungai ini bisa hampir tidak ada. Masih terlihat tahap pembangunan akses jalan menuju tepi sungai. Belum ada fasiltitas lain seperti gazebo atau ruang ganti.

Lae Merah 3
Jalan bertanga berkontruksi beton menuju Sungai Lae Merah.(foto:lastro)

Jika ingin mandi di sungai ini, sebaiknya persiapkan semua kebutuhan yang diperlukan. Di sekitarnya juga belum ada pedagang, sehingga harus mempersiapkan sendiri makanan dan minuman.

Sungai Lae Merah dapat dikunjungi dari Kota Salak dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Ruas jalan ke sana terbilang masih bagus karena bisa dilalui berbagai jenis kendaraan.

Sesampainya di Desa Ulumerah, sebaiknya bertanya kepada warga setempat. Mereka dengan senang akan menunjukkan titik perhentian kendaraan. Dari lokasi parkir kendaraan, akan ada akses jalan bertangga berkonstruksi beton yang dibangun oleh desa setempat.

Bagaimana bro dan sista, ingin mencoba berenang dengan nuansa berada di tengah belantara? Lae Merah tempatnya.

 

Penulis    : Lastro
Editor       : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU