Komentar Mahfud MD Perihal Pelanggaran HAM di Tragedi Kanjuruhan Jadi Trending Twitter

BERSPONSOR

NINNA.ID – Komentar Menteri Koordinator Bidang Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyatakan Tragedi Kanjuruhan bukan pelanggaran HAM berat, menjadi trending di jagat linimasa Twitter.

Sebelumya, Mahfud MD mengutip pernyataan Komnas HAM yang juga menyebut Tragedi Kanjuruhan bukan pelanggaran HAM Berat.

“Kasus Kanjuruhan, tragedi sepakbola itu bukan pelanggaran HAM berat berdasarkan hasil penyelidikan Komnas HAM,” kata Mahfud MD.

“Tidak ada pelanggaran HAM berat di situ. Mungkin ada pelanggaran HAM biasa, sekarang prosesnya sedang berjalan,” kata Mahfud di Surabaya, Selasa (27/12/2022) kemarin.

BERSPONSOR

Menko kembali menegaskan pernyataan tersebut dalam akun twitter miliknya di @mohmahfudmd.

“Betulkah sy bilang kasus Tragedi Kanjuruhan bkn pelanggaran HAM Berat? Betul, saya katakan itu Selasa kemarin di depan PBNU dan para ulama di Surabaya. Itu adl hasil penyelidikan Komnas HAM. Mnrt hukum yg bs menetapkan adanya pelanggaran HAM Berat atau tidak itu hanya Komnas HAM,” cuit Mahfud di Twitter, baru-baru ini.

Dia menjelaskan bahwa pelanggaran HAM berat adalah kejadian yang sistematis, terstruktur serta melibatkan unsur negara.

“Kalau pelanggaran HAM berat itu melibatkan unsur negara, meskipun korbannya 10 atau hanya dua orang, itu pelanggaran HAM berat,” kata dia.

BERSPONSOR
TERKAIT  Negara-Negara UE Akhiri Perjualan Mobil Penghasil Karbondioksida pada 2035

Komentar tersebut menuai sejumlah reaksi, di antaranya Aremania yang mengaku kecewa dengan pernyataan Mahfud itu.

“Saya menyesalkan sekali. Beliau sudah mendapat input dari kita bahwa kronologi Tragedi Kanjuruhan yang sebenarnya seperti apa,” ujar salah satu Aremania sekaligus Koordinator Tim Gabungan Aremania (TGA) Dyan Berdinandri, dilansir detikJatim, Rabu (8/12/2022).

Selain membuat kecewa Aremania, statemen dari Mahfud Md juga dinilai menyakiti hati para keluarga yang ditinggalkan anak, ayah, ibu, hingga saudaranya dalam tragedi kemanusiaan tersebut.

Sekjen Federasi KontraS Andy Irfan menganggap bahwa Mahfud Md telah offside atau keluar dari batas. Menurut Andy, yang memiliki kewenangan dalam menyampaikan bahwa Tragedi Kanjuruhan masuk dalam pelanggaran ham berat atau tidak adalah Komnas HAM yang melakukan proses penyelidikan.

- Advertisement -

“Mahfud Md offside, bukan kewenangan dia tiba-tiba menyebut Tragedi Kanjuruhan bukan pelanggaran ham berat, karena posisi dia adalah sebagai Menko Polhukam. Dia tidak punya kewenangan bicara hal itu,” tegas Andy.

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU