spot_img

Kereta Gantung di Kawasan Caldera Of King

NINNA.ID – Untuk mengembangkan pariwisata di Danau Toba, Menparekraf Sandiaga Uno mengusulkan pembangunan kereta gantung, melintang antara Desa Tomok dengan Bukit Siulak Hosa. Jarak ideal untuk membangun kereta gantung itu antara 1 hingga 2 kilometer.

Untuk mewujudkannya, Sandiaga mengusulkan Indonesia bekerja sama dengan Doppelmayr, perusahaan asal Eropa Utara. Pengembangan kawasan Danau Toba juga diusulkan melibatkan komunitas sehingga tercipta pendekatan publik private partnership (PPP).

“Kita juga akan mengembangkan spot-spot Instagramable dan cocok untuk konten TikTok di Danau Toba,”

Hal itu dikatakan Sandiaga Uno dalam rapat koordinasi dengan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi terkait penataan kawasan dan bangunan di sekitar Danau Toba, beberapa waktu lalu.

Datang ke kawasan Danau Toba, Sandiaga singgah ke beberapa spot-spot wisata seperti Huta Ginjang di Taput dan Adian Nalambok di Kabupaten Toba. Di dua tempat ini, Sandiaga melihat PPP telah terlaksana dengan baik.

Pembangunan cable car di Kawasan Danau Toba, sebelumnya telah direncanakan oleh Menparekraf sebelumnya, Wishnutama Kusbandio, yang melihat ada banyak daya tarik wisatawan yang bisa dibangun di Danau Toba.

TERKAIT  Mengintip Luna Maya Manortor

Selain itu, Sandiaga mendorong penataan hotel di Toba secara komprehensif. Yakni, tidak hanya infrastruktur yang dikembangkan, namun juga kegiatan ekonomi kreatif.

“Kami menyampaikan beberapa data hotel di Danau Toba yang perlu dibuat penataan lebih komprehensif mengacu pada penataan yang sukses seperti Lake Geneva ada Veve di Switzerland di mana bukan hanya dari segi infrastruktur tapi juga ekonomi kreatif seperti festival kesenian dan budaya yang mampu menarik wisatawan,” ujar Sandiaga.

Sandi meyakini sebagai Caldera of King, Danau Toba bisa terus berbenah dan memastikan wisatawan domestik bisa menikmati Danau Toba.

Usulan selanjutnya dari Sandir untuk menarik wisatawan ke Danau Toba, yaitu membangun jogging track dan walk path di sempadan Danau Toba. Sehingga, nantinya publik bisa melihat keindahan Danau Toba dengan nyaman.

“Sehingga sempadan Danau Toba ini bebas dari bangunan dan dapat di akses publik. Ini merupakan bagian dari kesetaraan untuk dapat menikmati keindahan Danau Toba,” kata Sandiaga Uno.

 

Sumber  : detik.travel
Editor       : Mahadi Sitanggang

Sebelumnya berita telah terbit di
https://travel.detik.com/travel-news/d-5376599/sandiaga-usul-ada-kereta-gantung-jogging-track-dan-walk-path-di-danau-toba

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU