spot_img

Kapal Wisata Tradisional, Andalan Mengarungi Danau Toba

PARAPAT – Mengarungi dan Menikmati keindahan Danau Toba sebagai Danau Vulkano di Sumatera Utara, tidak lengkap tanpa kehadiran kapal wisata. Bagai memanjakan raja dan ratu,  kapal kapal-kapal tradisional ini setia berlayar mengarungi luasnya permukaan danau terbesar di Asia tenggara ini.

Setiap hari,  kapal-kapal wisata pelayan raja dan ratu pemburu keindahan alam Danau Toba ini, bersandar di bibir pantai.

Sejumlah kapal tradisional yang ada Parapat, hampir seluruh badannya terbuat dari kayu. Kapal dengan ukuran sedang ini, memiliki panjang antara 30 – 40 meter dengan lebar lambung sekitar 6 – 8 meter.

Di beberapa hotel dan pelabuhan sepanjang pantai di Parapat Ajibata, selalu menawarkan jasa kapal wisata tradisional, sebagai andalan berwisata mengarungi dan berlayar menyeberang ke Negeri Indah Kepingan Surga, Pulau Samosir.

Bentuknya yang sedang, sangat ideal sebagai kendaraan wisatawan sambil menikmati pelayaran. Dari kapal ini, para wisatawan dimanjakan dengan panorama ke sejumlah pantai yang terlihat. Deburan ombak kecil pecah di badan kapal, menjadi irama pengiring menikmati bukit-bukit hijau yang kakinya terlihat bersatu dengan danau.

Memang, tak ada sofa empuk dan ruangan AC, hanya pertunjukan alunan musik yang bisa disuguhkan di dalam kapal. Tapi, di situ ada opsi yang menarik. Para tamu dapat  duduk di ruangan terbuka di atap kapal, sambil menikmati alam dari tengah Danau Toba.

Kapal wisata tradisional ini biasanya melayani pengunjung rombongan dan juga perorangan. Maksimal penumpang dibatasi hingga 50 orang saja. Tarif kapal wisata juga sangat terjangkau, di kisaran Rp 15.000 untuk satu trip perjalanan.

TERKAIT  Lelaki Pengrajin Tenun Asal Tarutung, Ulosnya Sampai ke Singapura

Selama berlayar, nakhoda dan kru kapal melayani dengan informasi sesuai SOP Pelayaran yang ada. Kelaikan kapal terus cek secara berkala termasuk penyediaan kelengkapan alat komunikasi dan keselamatan. Sumber daya manusia yang terlibat, ternyata terlatih berdasarkan sertifikat kompetensi, sehingga wisatawan betah melakukan perjalanan bersama kapal wisata ini.

Pengecekan kapal terus dilakukan oleh Korsatpel Toba BPTD Wil II Sumut Rijaya Simarmata. Dia selalu memberi perhatian lebih terhadap kapal-kapal wisata tradisional di Danau Toba, baik pengecekan dan pelatihan SDM dan semua kru, hingga unit kapal laik beroperasi untuk memberi pelayanan kepada pengunjung dan wisatawan.

 

Penulis    : Ferindra
Editor      : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU