spot_img

Kampung Ulos Huta Raja Menjawab Miss Charity Indonesia

SAMOSIRGok disi hansang nang eme nang bawang rarak do pinahan di dolok i. Gok disi hansang nang eme nang bawang rarak do pinahan di dolok i.

Penggalan lirik lagu yang populer di Tahun 1960-1970 ini, mengarah pada fakta, Samosir pernah menjadi sentra bawang terbaik pada masanya. Harum dengan cita rasanya yang khas, menjadi salah satu keunggulan bawang Samosir. Bawang inilah yang menjadi perhatian Miss Charity Indonesia 2022 Paulina Nainggolan.

Penasaran Samosir pernah menjadi penghasil bawang terbaik, putri asal Samosir ini berkunjung ke Desa Lumban Suhi-suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Selasa (12/04/2022). Di desa ini, rasa penasarannya itu terbayarkan ketika Paulina melihat langsung, bawang dari pemanen sampai diproduksi menjadi bawang goreng hingga proses pengemasan siap edar. Semua dilakukan kelompok masyarakat sekitar.

Miss Charity Panen
Miss Charity Indonesia Paulina Nainggolan memanen bawang.(foto:limbong)

Di sela-sela berdiskusi dengan masyarakat, Paulina berbagi pengetahuan kepada kelompok masyarakat, dengan harapan pasar bawang goreng mereka tidak hanya skala lokal, tapi bisa menasional bahkan skala internasional.

“Desain kemasan menarik, dan pengemasan yang bagus akan sangat membantu dalam meningkatkan penjualan produk, baik itu secara offline dan online,” ujar Paulina.

Kampung Ulos
Setelah selesai melihat proses produksi bawang goreng, Paulina juga tertarik memperdalam pengetahuan terhadap budaya Batak. Dan ternyata tak perlu berpindah tempat. Desa Lumban Suhi-suhi Toruan, memiliki Kampung Tenun Ulos. Tepatnya di Huta Raja, yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo beberapa bulan yang lalu.

Di Huta Raja, kita dapat melihat  rumah tradisional Batak Toba yang berjajar rapi yang usianya sudah cukup terbilang tua. Sarkofagus, serta kegiatan para penenun ulos, menjadi objek yang menarik diamati di kampung itu.

TERKAIT  Pentingnya Petunjuk Arah Destinasi Wisata di Kawasan Danau Toba
Kampung ulos miss1
Kampung Ulos di Huta Raja terlihat semakin menarik.(foto:limbong)

Perwajahan kampung Batak ini terbilang sudah modern karena semakin dipercantik dengan halaman berkonstruksi paving block yang rapi, menambah rasa nyaman.

Sekedar bro dan sista tahu, para penenun yang ada di tempat ini beragam usia loh. Mulai dari usia muda hingga yang sudah lanjut usia. Ulos hasil tenun juga banyak terpajang di kampung ini. Bukan sekedar untuk pajangan, tapi pengunjung boleh membelinya langsung dari penenunnya.

Desa Huta Raja ini tampaknya lengkap menjadi one stop destination. Setelah melihat produk bawang goreng, mengenal ulos sebagi budaya Batak, pengunjung bisa menikmati indahnya panorama Danau Toba. Iya, kampung ini berada tidak jauh dari pantai.

Kampung Ulos Miss2
MIss Charity Indonesia 2022 Paulina Nainggolan dengan latar Gunung Pusuk Buhit.(foto:limbong)

Dari pantai di kampung ini, Gunung Pusuk Buhit yang disakralkan oleh orang Batak, terlihat megah, membuat siapa saja yang datang, tak terkecuali Paulina Nainggolan,  takjub. Miss Charity 2022 ini tak mau melewatkan momen. Beberapa petikan foto dan video diabadikannya.

Makin penasaran bukan? Buat bro dan sista ninnA ingin ke tempat ini, kalian bisa lewat jalur Pelabuhan Fery Simanindo, yang jaraknya sekitar 12 kilometer dari Huta Raja. Atau bisa juga lewat  Jalur Tele yang jaraknya sekitar 25 kilometer. Beda jalur ini hanya via danau dan darat. Kalau keasyikan di perjalanan tidak berbeda. Kedua jalur menyuguhkan panorama indah sepanjang perjalanan sampai ke Huta Raja.

Apabila masih betah dan enggan pulang, masyarakat di sini menyediakan Home Stay dengan harga yang bersahabat. Tentunya menikmati pemandangan pagi hari dari kampung ini tak kalah menarik.

 

Penulis  : Edward Limbong
Editor     : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU