Kampanye Sadar Wisata 5.0, di Era Masyarakat Super Pintar

BERSPONSOR

HUMBAHAS – Ini bukan kampanye politik yang membutuhkan lautan masa. Ini panggung kampanye era masyarakat pintar. Bahkan digadang-gadang masyarakat super pintar. Kampanye Sadar Wisata 5.0.

Core-nya pada manusia yang dapat menyeimbangkan kemajuan ekonomi dengan penyelesaian masalah sosial melalui sistem yang sangat mengedukasi masyarakat.

Kampanye sadar wisata 5.0 ini disampaikan pada pelatihan pengembangan inovasi produk dan kapasitas bidang parekraf, Senin (26/09/2022), di Hotel Ayola, Jalan Dolok Sanggul-Siborongborong, Pakkat, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan.

Narahubung dari Kemenparekraf, Wahyudi mengatakan, mereka mengedukasi masyarakat dua desa. Desa Aek Aritonang dan Desa Wisata Sibandang. Kedua desa ini dipilih oleh bank dunia dengan kriteria sendiri.

BERSPONSOR

“Yang memilih kedua desa wisata adalah bank dunia. Kemenparekraf hanya memberi edukasi untuk kedua desa wisata tersebut. Dari 30 peserta pelatihan yang dilakukan kemenparekraf, semuanya mendukung dengan adanya pelatihan untuk mendapat pengetahuan yang sangat penting bagi masyarakat bagi kedua desa wisata”.

“Terapan ini lebih mengacu kepada ekosistem SDM yang terintegrasi dalam pengelolaan kedua desa wisata yang didorong oleh Menteri,” ujar Wahyudi.

Dalam pertemuan itu, Kadis Pariwisata Taput, Sasma Situmorang menjelaskan, pelatihan itu dilakukan untuk membangun desa wisata, budaya, kuliner, dan pariwisata yang berkelanjutan (Sustainable Tourism, Exploring, Packaging and Presentation). Pulih lebih cepat bangkit lebih kuat. Berharap program peningkatan pembangunan pariwisata dapat memberikan dampak yang baik dan diimplementasikan di desa wisata masing-masing peserta.

TERKAIT  Balas Dendam Atas Perlakuan Negara Lain, China Tangguhkan Visa dari Jepang, Korsel

Direktur Pengembangan SDM Pariwisata Kemenparekraf, Florida Pardosi melalui sambungan Zoom mengatakan, adanya produk unggulan juga sebagai indentifikasi alam autentik memberikan nilai tambah, potensi. Bisa dipelajari dan diterapkan oleh pelaku wisata di desa wisata.

BERSPONSOR

“SDM unggul Memberikan dampak yang penting dalam Pengembangan Destinasi wisata, Khususnya Desa Wisata Yang berkompeten. Adanya lokomotif pelaku wisata akan memberikan hasil yang baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Peserta pelatihan dari dua desa wisata: Desa Aek Aritonang dan Desa Wisata Sibandang itu diikuti 15 orang dari tiap desa. Mereka aktif terlibat sebagai pelaku wisata, Pokdarwis dan BUMDes. Usai pelatihan itu, mereka diharapkan mampu memberikan sumbangsih dalam meningkatkan inovasi produk dan kapasitas di desa wisata masing-masing.

 

Penulis   : Abiden Simamora
Editor      : Mahadi Sitanggang

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU