spot_img

Jonggi Nihuta, Desa Aneka Pesona Wisata

TOBA – Berada di pinggir Danau Toba, Jonggi Nihuta merupakan salah satu Desa di Kecamatan Lumbanjulu Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara. Desa ini merupakan desa pemekaran dari Desa Sionggang Selatan, bertabur pesona wisata.

Menuju desa ini dari jalan Lintas Sumatera Pematangsiantar-Balige, tepatnya dari simpang Lumban Pea, Desa Sionggang Utara, Kecamatan Lumbanjulu. Menempuh jarak sekitar 8 kilometer, kita akan tiba di sebuah kampung yang terletak di batas desa bernama Parendean.

jonggi nihuta
Air terjun Bidadari yang konon pernah menghipnotis warga dengan penampakan bidadari mandi.(Foto/Asmon Pardede)

Dari Parendean, yang berada di atas bukit ini, kita bisa memandang hampir ke seluruh wilayah desa yang berada di bawah lereng bukit dan pinggir pantai. Pulau Samosir di seberang Danau Toba juga terlihat sangat dekat dari titik ini.

Sepintas desa ini terlihat biasa saja. Sebagaimana desa-desa lain pada umumnya,  desa ini juga merupakan daerah pertanian yang cukup subur.

Namun selain daerah pertanian, Desa Jonggi Nihuta ternyata memiliki beberapa potensi wisata yang cukup menjanjikan jika dikelola dengan baik.

Desa ini diketahui memiliki dua air terjun yaitu Air terjun Bidadari dan Air Terjun Situmurun. Air Terjun Bidadari ini berada di sebuah lembah di lereng bukit sehingga tidak kelihatan dari jauh. Airnya terjun bebas dari ketinggian 30 meter. Akses jalan ke air terjun ini masih berupa jalan setapak yang dapat ditempuh selama 30 menit dari desa.

Berbeda dengan Air Terjun Bidadari, Air Terjun Situmurun sudah dikenal oleh masyarakat luas. Hanya saja Air terjun Situmurun ini berikut lokasinya sering salah sebut oleh pengunjung. Misalnya masih ada yang menyebut terjunan ini dengan nama air terjun Binangalom dengan lokasi Hatinggian.

TERKAIT  Titik Strategis Menikmati Parapat dan Ajibata Ada di Sini
Jonggi Nihuta
Air Terjun Situmurun yang sedang viral ini berada di Desa Jonngi Nihuta, Kecamatan Lumbanjulu Kabupaten Toba.(foto:asmon)

Salah penyebutan nama itu, diduga akibat lokasi terdekat untuk naik kapal menuju air terjun ini, dulunya adalah dari Binangalom. Kini setelah akses jalan menuju Desa Jonggi Nihuta sudah lumayan bagus, pengunjung ke air terjun Situmurun sudah banyak yang naik kapal dari desa ini, selain dari pulau Samosir, Parapat maupun dari daerah lainnya di sekitar Danau Toba tentunya.

Air terjun ini memiliki keunikan tersendiri. Airnya terjun langsung ke Danau Toba. Bahkan konon katanya, di dalam air terjun ini ada goa yang merupakan tempat persembunyian bagi raja yang menghindar dari kejaran penjajah.

Selain kedua objek di atas, berburu lobster di desa ini, menjadi keunikan tersendiri. Di sini kita bisa melihat nelayan setempat yang bolak balik menyelam untuk memeriksa apakah perangkapnya  sudah berisi lobster.

Bagi traveler, khususnya yang hobi fotografi, menjepret nelayan dengan lobster tangkapannya, merupakan momen yang ditunggu.

Kehidupan beragama di desa yang mayoritas penduduknya beragama Kristen ini juga terbilang unik. Dengan penduduk sekitar 72 kepala keluarga atau lebih kurang 256 jiwa (per Nopember 2021), terdapat 4 denominasi gereja di desa ini. Di antaranya, gereja HKI, Betel, GPdI dan GKI ditambah satu unit Gereja HKBP di desa induk.

Potensi keindahan serta panorama Danau Toba dari  desa ini mendapat pengakuan, dengan adanya beberapa investor yang sudah membeli lahan milik warga untuk dijadikan hotel atau sarana pariwisata lainnya.

Kecamatan Lumbanjulu hanya berjarak 38 kilometer dari Kota Balige dan dapat ditempuh dengan 45 menit perjalanan.

 

Penulis   : Asmon Pardede
Editor      : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU