Jelajah Air Terjun Harangan Bulu di Desa Hasinggaan

BERSPONSOR

SAMOSIRKabupaten Samosir, sebagai negeri indah kepingan surga memang memiliki banyak destinasi wisata. Selain budaya Batak yang masih kental, khususnya di kaki Gunung Pusuk Buhit Kecamatan Sianjurmulamula ada banyak keindahan alam yang belum terekspos. Salah satunya, Air Terjun Harangan Bulu.

Sesuai namanya, Harangan berarti hutan dan Bulu berarti bambu, memang air terjun ini berada di sekitar hutan bambu. Letaknya berada di Dusun Harangan Bulu Desa Hasinggahan, Kecamatan Sianjurmulamula Kabupaten Samosir.

Untuk sampai ke lokasi air terjun ini, satu-satunya jalur yang direkomendasikan masih melalui danau. Dengan tarif harga sekira Rp50.000 – Rp100.0000,  bro dan sista bisa menyewa kapal untuk sampai di Desa Hasinggaan.

Dari dermaga Hasinggaan yang berhadapan dengan satu kilang padi di sana, mulailah berjalan kaki ke Dusun Harangan Bulu.

BERSPONSOR

Waktunya kurang lebih 30 menit dengan jalan santai. Jalan setapak yang dilalui sudah cukup bagus dibangun oleh pemerintah desa.

Tiba di Dusun Harangan Bulu, akan terpampang Air Terjun Harangan Bulu yang eksotis. Tempatnya begitu hening. Nyaris tak ada suara atau kebisingan mesin kendaraan.

TERKAIT  Tambunan Sunset Beach, Pantai Tersembunyi dengan Pesona Sunset yang Menggoda di Toba

Yang ada hanya suara alam dan suara jatuhan air terjun dari ketinggian 12 meter.

Di lokasi ini, bro dan sista bisa bermain air. Tapi tetap hati-hati karena bebatuan di sana berlumut dan sangat licin.

air terjun harangan bulu 2
Jadi spot foto untuk mengabadikan jelajah air terjun.(foto:abiden)

Air Terjun Harangan Bulu belum dikelola oleh siapapun sebagai destinasi wisata. Jadi sudah pasti belum ada tiket masuk apalagi pengusaha lokal yang menyediakan kuliner. Jadi sangat direkomendasikan untuk penjelajah yang datang, mempersiapkan keperluannya.

Bagi pecinta alam, tempat ini layak dikunjungi. Untuk bermalam, ada lokasi yang selama ini sering dijadikan tempat bekemah, di kaki bukti di Desa Hasinggaan.

Para pecinta wisata jelajah, pasti tertantang untuk menghabiskan malam di tempat sunyi negeri indah kepingan surga ini.

Tidak ada larangan atau pantangan yang dianggap sakral di tempat ini. Tapi, mengingat di sekitar kaki bukit merupakan areal pekuburan, biasanya masih banyak yang percaya tempat itu sedikit angker.

- Advertisement -

Ya sebenarnya, di dusun atau di kota, sikap sopan harus tetap dijunjung ya bro dan sista.

 

Penulis   : Abiden Simamora
Editor      : Mahadi Sitanggang

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU