spot_img

Geoproduk Samosir

Jahe Merah Pardeso Tingkatkan Imun Sampai ke Bali

SAMOSIR – Di tengah pandemi saat ini orang-orang berupaya meningkatkan imunitas tubuh. Mengonsumsi rempah-rempah menjadi salah satu alternatif guna mendorong imun. Kita tentu ingin tetap sehat tetapi kesibukan dapat membatasi kita dalam mengolah rempah menjadi minuman herbal.

Kalau mau yang cepat, salah satunya produk rempah siap saji Jahe Merah Pardeso. Produk jahe merah ini berkhasiat guna meningkatkan stamina tubuh. Apalagi cuaca belakangan tidak menentu, tubuh kita mudah terserang penyakit. Guna menangkalnya, kita perlu imun booster seperti jahe merah ini.

Jahe Merah Pardeso
Rumah Produksi Jahe Merah Pardeso di Desa Pardomuan Simanindo Samosir.(foto:damayanti)

Produk Jahe Merah Pardeso ini diproduksi di Desa Pardomuan Lontung Samosir. Pemiliknya Rudolf Situmorang. Ia memulai usaha ini sejak Oktober 2020. Jahe merah dipilih untuk mengangkat produk pertanian yang dibudidayakan masyarakat setempat menjadi Geoproduk Samosir.

Sejalan dengan cita-cita Geopark Kaldera Toba, Rudolf memberdayakan anak-anak muda dari Desa Pardomuan untuk memproduksi jahe merah bubuk ini. Awal bisnis ini berjalan, ia sempat memperkerjakan 13 tenaga kerja.

Jahe merah pardeso 2
Proses pengolahan bubuk Jahe Merah Pardeso di rumah produksi.(foto:damayanti)

Untuk mengolah produk bubuk jahe merah ini, ia menginvestasikan dana yang tidak tanggung-tanggung. Investasi tersebut terutama untuk pembelian mesin dan penyediaan infrastuktur. Ia membeli sejumlah mesin di antaranya mesin pencuci jahe merah, mesin perajang jahe merah, mesin penghalus jahe merah, mesin pengering, dan mesin penepung.

Rudolf menggunakan tabungan yang selama ini dia peroleh selama bekerja di kapal pesiar untuk mendirikan usaha ini. Akan tetapi, di tahun 2021 pada kuartal II dan III jumlah tabungannya menipis. Jasa perbankan menjadi pilihan guna menutupi biaya operasional. Di kuartal IV karena penjualan produk bagus, secara bertahap ia mulai menutupi pinjaman dari bank.

TERKAIT  Anyaman Pandan "Baion" yang Bersejarah Bagi Masyarakat Tipang

“Kupakai uang tabungan selama bekerja di kapal pesiar untuk bangun usaha ini. Tapi itu juga kurang. Makanya pinjam dana ke bank,” katanya.

Dengan investasi besar ini, ia berharap produk jahenya menjadi oleh-oleh khas yang dibawa pulang oleh wisatawan dari Samosir.

Selain itu, produk ini juga dapat dinikmati oleh seluruh elemen masyarakat lokal, nasional bahkan internasional.

Untuk saat ini sejumlah kendala yang ia hadapi antara lain terkait pemasaran. Selain itu, harga bahan-bahan yang melambung tinggi juga membuatnya kesulitan dalam menekan biaya produksi.

Sekalipun baru berdiri setahun terakhir, produk Jahe Merah Pardeso sudah berhasil menembus lintas provinisi hingga Bali dan Palangkaraya. Produk ini telah didistribusikan ke rumah tangga, kedai kopi, warung kelontong, grosir, dan diperkenalkan ke instansi pemerintah, kesehatan dan perbankan.

Untuk informasi mengenai produk atau mau order produk ini bisa menghubungi Rudolf melalui no HPnya 0852-6328-8204.

 

Penulis     : Damayanti Sinaga
Editor        : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU