Jadi Pelatih Timnas Indonesia adalah Tantangan bagi Shin Tae-yong

BERSPONSOR

NINNA.ID – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menyampaikan alasannya menerima tawaran menjadi timnas Indonesia karena ingin merasakan tantangan baru.

Shin Tae Yong mengungkap awalnya ia mendapat banyak tawaran usai berpengalaman di berbagai ajang seperti Piala Dunia dan Olimpiade bersama Timnas Korea Selatan.

Atas pengalamannya tersebut, Shin Tae Yong akhirnya mendapat tawaran dari China dan Indonesia. Dan ia memilih Timnas Indonesia karena yakin ada potensi.

“Ketika saya pertama kali mulai melatih di Indonesia, beberapa orang di sekitar saya bertanya-tanya. Ada kondisi yang lebih baik di tempat lain. Namun, di tempat baru, saya ingin mengambil tantangan,” imbuhnya kepada Kompas.

BERSPONSOR

Pria berusia 52 tahun itu menambahkan, ia ingin terus berproses bersama timnas Indonesia.

“Saya ingin mengevaluasi kembali diri saya di tempat baru dan kompetensi seperti apa yang saya miliki. Ini masih dalam proses,” tutur STY.

Sejauh ini, pencapaian Shin Tae-yong bersama timnas Indonesia senior adalah menjadi runner-up Piala AFF 2020.

Dilansir dari CNN, Shin Tae Yong menciptakan sejarah baru dengan menjadi pelatih pertama yang membawa Timnas Indonesia, yaitu senior dan kelompok umur lolos ke putaran final Piala Asia.

TERKAIT  Live Streaming Yalla Shoot Barito Butera vs PSM Makassar, Cek Link Resminya!

Pelatih asal Korea Selatan tersebut membawa Garuda Nusantara, sebutan Indonesia U-20, ke putaran final Piala Asia U-20 2023 di Uzbekistan. Itu setelah menjadi juara Grup F babak kualifikasi di Surabaya.

Sebelumnya pria 52 tahun itu juga meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Asia yang melangkah ke putaran final untuk kelima kalinya. Tim Garuda berhak tampil di Uni Emirat Arab pada tahun depan dengan status lima runner up terbaik babak kualifikasi.

Empat pelatih Timnas Indonesia di Piala Asia sebelumnya adalah Danurwindo (1996), Nandar Iskandar (2000), Ivan Kolev (2004), dan Alfred Riedl (2007). Keempat pelatih ini sama-sama tak sempat menangani U-19.

Namun Shin bukan yang pertama berhasil membawa dua kelompok usia ke Piala Asia. Pelatih pertama yang membawa dua kelompok usia ke Piala Asia adalah Fakhri Husaini, bersama Indonesia U-16 dan Indonesia U-19.

- Advertisement -

Indonesia U-16 asuhan Fakhri tampil di Piala Asia U-16 2018 di Malaysia. Setahun berikutnya Fakhri memastikan Indonesia U-19 meraih tiket ke Piala Asia U-19 2020. Sayang ajang ini batal digelar karena pandemi Covid-19.

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU