spot_img

NINNA DRONE

Istana Sisingamangaraja Personifikasi Kegagahan Orang Batak

HUMBAHAS – Hanya melangkah sejauh 13 kilometer dari Kota Doloksanggul, atau kurang lebih 40 kilometer dari Bandara Silangit, kita akan menemukan satu jejak kebanggaan sebagai orang Batak, Istana Sisingamangaraja. Bentuk dan ornamen istana ini pantas disebut sebagai personifikasi gagah beraninya orang Batak dari zaman dahulu.

Kemegahan Istana Sisingamangaraja menjadikannya sebagai Situs Sejarah Terpopuler se-Indonesia dalam Anugerah Pesona Indonesia Tahun 2019 .

Situs sejarah yang berada di lembah Bakkara yang masih sakral ini, berhasil mengalahkan berbagai objek situs sejarah dari kabupaten/kota di provinsi lain di Indonesia. Istana Sisingamaraja berada di Desa Simamora Kecamatan Baktiraja Kabupaten Humbang Hasundutan.

Tak hanya sekedar traveling ke Istana Sisingamaraja, seringkali juga pasangan kekasih yang akan mengikat janji pernikahan mengabadikan momen pranikahnya di lokasi ini. Kekuatan dan keindahan setiap karya seni yang luar biasa pada tubuh rumah bolon, menambah aura siapa saja yang berfoto dengan latarbelakang rumah tersebut, semakin terpancar.

TERKAIT  Filosofi Rumah Tradisional Batak Toba (4)

Kali ini NINNA.ID akan mengabadikan keindahan Istana Sisingamangaraja dengan tatapan Drone ketinggian antara 30-50 meter.

Prewedding istana
Drone menangkap sepasang kekasih sedang foto preweding di depan Rumah Bolon
bergeser sedikit
Sedikit bergeser dari ketinggian 30 meter, drone menangkap kemegahan Istana dari atas.
bagian atas
Tampak simbol Bendera Sisingamangaraja pada Istana
wajah istana
Keindahan setiap ukiran atau gorga pada Rumah Bolon/istana

Sisingamangaraja XII dengan nama lengkap Patuan Bosar Ompu Pulo Batu Sinambela (18 Februari 1845 – 17 Juni 1907) dikenal sebagai seorang raja di negeri Toba, Sumatera Utara, pejuang yang berperang melawan Belanda, kemudian diangkat oleh pemerintah Indonesia sebagai Pahlawan Nasional Indonesia sejak tanggal 9 November 1961 berdasarkan SK Presiden RI No 590/1961. Sebelumnya ia dimakamkan di Tarutung Tapanuli Utara, lalu dipindahkan ke Soposurung, Balige pada tahun 1953.

makam raja
Makam Raja Sisingamangaraja XI

Penulis      : Febe

Editor        : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU