spot_img

Homestay Mrw Situngkir, Serasa Menginap di Rumah Leluhur

SAMOSIR – Berlibur ke kawasan Danau Toba, selain menikmati panorama yang indah, rumah adat Batak selalu mencuri hati. Pasti banyak yang ingin tahu interior, bahkan ingin merasakan bagaimana  menghabiskan malam seperti para leluhur kita dulu. Sekaranglah saatnya, sensasi tidur dalam dimensi rumah Batak bisa dialami di Homestay Mrw Situngkir, Desa Situngkir, Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir.

Konsep Homestay dengan dimensi rumah adat Batak memang sedang digalakkan di kawasan Danau Toba. Menginap di sini tidak sekedar pindah tempat tidur dari rumah ke kamar hotel.  Ada pengalaman baru yang didapatkan, seperti mengetahui bagaimana leluhur kita dulu membangun sisi dalam rumahnya.

Homestay Mrv Situngkir 2
Interior Homestay Mrw Situngkir tetap mempertahankan design rumah adat Batak dengan dinding membentuk sudut.(Foto:jogi s)

Dinding ruangan bagian kanan dan kiri, yang terbuat dari kayu, tidak dibangun vertikal seperti dinding ruangan tembok atau pun rumah kayu modern.

Dalam konsep rumah Batak yang dijadikan Homestay di Mrw Situngkir ini, dinding homestay tidak tegak sepenuhnya. Dari posisi lantai ruangan, dinding dibentuk miring dan dari atas juga dibentuk miring, sehingga pada titik pertemuannya membentuk sudut.

Bentuk ini sama persis dengan bentuk ruangan rumah yang dibangun leluhur orang Batak. Tidak hanya bentuk dinding ruangan, di Homestay ini juga mempertahankan tatakan barang yang dibuat dari sebilah papan horizontal, terdapat di kiri dan kanan ruangan. Persis seperti tatakan barang di rumah Batak asli.

Tidak terlewatkan, bentuk plafonnya juga mengikutkan konstruksi rumah Batak asli. Memiliki ruang luas di bagian atas, agar udara yang mengalir lebih banyak, sehingga ruangan tetap sejuk walau cuaca sedang terik.

TERKAIT  Rumah Kapal, Restoran Bernuansa Sejarah Bagi Empat Marga Besar di Tarutung

Ada beberapa bagian lagi di Homestay Mrw yang mempertahan design gaya tempo dulu. Namun, mengingat kebutuhan modern sekarang, Homestay Mrw lalu menggabungkannya dengan fasilitas modern. Apa saja fasilitas modern di sini?

Untuk kamar dirancang memuat double bed dan single. Tersedia dua kamar mandi yang bersih di dalam. Bahkan, Homestay ini menyediakan peralatan memasak, seperti  kompor dan tabung gas, piring, kuali, sendok dan gelas.

Semua perlengkapan memasak ini disediakan agar bro dan sista ninnA.id bisa membawa bahan untuk dimasak sendiri di sini. Ada juga air mineral bahkan bubuk kopi, teh dan gula sudah tersedia. Asyik bukan?

Untuk lebih memanjakan para tamu yang menginap, tiga ambal yang selalu bersih tersedia untuk dibentangkan layaknya di rumah sendiri. Menonton acara televisi dari jaringan TV kabel ataupun antena parabola, bisa sambil leyeh-leyeh.

Pemilik Homestay, Adi Marwan Situngkir menerangkan, konsep penginapan mereka sengaja dibuat seperti itu agar menciptakan kesan dan sensasi berbeda dibanding menginap di hotel, sekalipun hotel berbintang.

“Semua fasilitas yang dibutuhkan wisatawan kami siapkan dengan bersih. Harganya juga terjangkau dan pastinya sangat nyaman menginap di sini sembari menikmati alam Danau Toba, layaknya berada di rumah sendiri,” kata Situngkir.

Nah, tunggu apalagi bro dan sista ninnA.di, mau merasakan punya rumah Batak dan tinggal di dalamnya seperti  milik sendiri. Homestay Mrw Situngkir ini salah satu pilihan terbaik.

 

Penulis   : Jogi S
Editor      : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU