Ini Syarat dan Fungsi Penetapan Warisan Budaya Tak Benda

BERSPONSOR

NINNA.ID – Indonesia terkenal dengan ragam karya budaya yang luar biasa jumlahnya. Banyak di antarnya telah ditetapkan statusnya sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) nasional.

Di tahun 2022, ada 200 karya budaya dari 32 provinsi resmi ditetapkan sebagai WBTb oleh pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Terhitung sejak 2013 hingga saat ini, totalnya terdapat 1.728 WBTb Indonesia. Pertanyaannya, bagaimana bisa budaya ditetapkan sebagai WBTb, lantas bagaimana suatu karya budaya bisa ditetapkan sebagai WBTb?

Hilmar, Direktur Jenderal Kebudayaan Republik Indonesia menjelaskan, karya-karya yang ditetapkan sebagai WBTb telah melalui sejumlah proses.

BERSPONSOR

Dimulai dari usulan dari tiap pemerintah daerah provinsi kepada kementerian di tingkat nasional.

“Diusulkan oleh komunitas adat dan pemerintah daerah melalui kementerian pendidikan dan kebudayaan. Lalu, kementerian membentuk satu tim terdiri dari para ahli untuk menilai kelayakan karya tersebut,” kata Hilmar di Jakarta, Jumat (9/12/2022).

Lebih lanjut, Hilmar menjelaskan, tim tersebut yang akan melakukan penilaian menyeluruh.

Untuk sejumlah faktor penilaian, biasanya mencakup hal yang menjadi karakteristik dan syarat yang ditetapkan secara nasional.

BERSPONSOR

Untuk syarat kelayakan WBTb, Hilmar mengatakan pertama, karya budaya memiliki nilai yang menonjol atau luar biasa.

Kedua, pendukungnya jelas. Ketiga, terdapat upaya pelestarian dari pemerintah daerah setempat.

Kata Hilmar lagi, sebuah kesenian bisa menjadi sulit ditetapkan sebagai WBTb nasional jika faktor pelestariannya kurang.

TERKAIT  Tortor Sombah Simalungun Bermakna Penghormatan Tinggi

“Misalnya kalau ada warisan budaya yang bagus tapi upaya pelestariannya minim, ya kami juga enggak berani memasukkan ke dalam daftar karena nanti malah akan berada dalam situasi yang terancam,” tutur dia.

- Advertisement -

Sebagamana diektahui, Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) merupakan bagian dari peninggalan kebudayaan yang memiliki nilai penting sejarah, ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni.

Peninggalan tersebut dimiliki bersama oleh masyarakat, dan mengalami perkembangan dari generasi ke generasi dalam suatu tradisi atau kearifan lokal.

Fungsi penetapan status WBTb Hilmar menyebutkan, salah satu tujuan diadakannya penetapan WBTb Indonesia adalah agar tiap daerah bisa lebih mengenal dan menampilkan kebudayaan masing-masing yang sangat kaya.

“Maksud dari ketetapan WBTb tidak lain adalah agar lebih terlihat di masing-masing daerah. Karena belum tentu di daerah bersangkutan itu masyarakatnya sepenuhnya sadar bahwa mereka mempunyai kekayaan yang luar biasa,” ungkap Hilmar.

Hilmar mengatakan, penetapan WBTb nasional yang diresmikan secara rutin setiap tahun bertujuan sebagai pengingat sekaligus pendorong agar suatu karya budaya bisa terus dilestarikan.

“Jadi dengan ketetapan, setelah ada sertifikasi dari pemerintah pusat, di provinsi (diharapkan) akan ada kebijakan untuk melestarikan warisan budaya tak benda ini secara lebih sistematis,” imbuhnya.

Hal tersebut, kata Hilmar, bisa dilakukan di antaranya melalui penganggaran, pemberdayaan, hingga pembinaan dari para pelaku budaya yang terlibat.

Editor : Mahadi Sitanggang

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU