spot_img

NEGERI INDAH KEPINGAN SURGA

Ini Paket Wisata Lengkap di Kecamatan Harian Samosir

SAMOSIR – Negeri Indah Kepingan Surga. Nama ini terkesan bombastis, tapi faktnya memang demikian, indah di mana-mana. Siapa tak tahu Kabupaten Samosir, yang terkenal dengan Pulau Samosirnya di tengah Danau Toba itu. Ada banyak destinasi wisata menakjubkan di sini, yang menawarkan keunikan dan keindahan serasa di nirwana.

Sebagai contoh kecil, yuk ke Kecamatan Harian, satu dari 9 kecamatan di Kabupaten Samosir. Kecamatan ini masih bagian kecil dari Negeri Indah Kepingan Surga itu. Dan inilah perjalanan wisata yang bisa dinikmati di sana.

Kecamatan Harian adalah pintu gerbang utama menuju Pulau Samosir lewat jalan darat melintasi Menara Pandang Tele. Walau bagian dari kepingan itu, traveler setidaknya memerlukan waktu 2 hari 2 malam menikmati keseluruhan wisata yang ada di Kecamatan Harian. Konsep wisata di daerah ini, menyatu dengan alam.

Paket Wisata Menara Pandang tele
Menara Pandang Tele.(foto:febe)

Jika perjalanan dimulai dari Bandara Internasional Silangit, jarak wilayah Kabupaten Samosir hanya sekitar 70 kilometer. Pada kilometer ke 82 sudah berada di Desa Wisata Partungko Naginjang. Mobil rental atau bus menjadi pilihan utama layanan jasa transportasi.

Partungko Naginjang dengan Dolok Togaraja akan menyajikan pesona alam dari ketinggian yang mempersembahkan Gunung Pussuk Buhit, Danau Toba, Sibeabea, Bukit Holbung, Lembah Harian serta sudut keindahan pemandangan alam lainnya. Bahkan ada yang mengatakan, silap menoleh saja dari tempat ini, akan mendapatkan panorama indah. Luar biasa.

Di tempat ini bisa seru-seruan menggunakan ATV (All Terrain Vehicle – sepeda motor roda 4), camping, tracking hutan, agrowisata kentang yang setidaknya menghabiskan 1 malam menikmati cuaca segar dingin tak terlupakan.

Setelah menghabiskan waktu di Partungko Naginjang, waktunya turun sejauh 2 kilometer dari simpang Tele menuju Menara Pandang Tele. Di sini, kopi dan cemilan bisa dinikmati sembari menikmati keindahan alam dari ketinggain Menara Pandang Tele. Cukup membayar Rp7.000/orang, panorama indah yang tidak bisa ditemukan di tempat lain, bisa dinikamti. Butuh waktu setidaknya 2-3 jam di tempat ini.

Air terjun Amazon
Air Terjun Amazon di Desa Sosor Dolok, Kecamatan Harian Kabupaten Samosir.(foto:febe)

Seturut jalan Tele yang kesohor itu, tidak begitu jauh menurun, belok kanan menuju Desa Wisata Sosordolok sebagai Surganya Air Terjun. Ada dua air terjun di sini dengan keunikannya masing-masing. Air Terjun Amazon, air terjun yang membutuhkan tenaga ekstra untuk tracking jalan sejauh 400 meter. Jalannya baru dibuka dan cukup baik.

Di sini ada walking waterfall. Maksudnya adalah, badan atau dinding air terjun ini bisa didaki. Di bagian sisi tebing air terjun ini masih bisa dijalani, karena poisinya yang tidak begitu curam.

Satu lagi yang lebih terkenal, ada Air Terjun Efrata, tak ada kesulitan menjangkaunya. Setelah kendaraan diparkirkan, hanya butuh sekira 70 langkah maka keindahan Air Terjun Efrata sudah terpampang di depan mata. Keindahan dan keunikan air terjun inilah yang membuat warganya, menambahkan predikat Surganya Air Terjun untuk Desa Sosordolok. Setidaknya, butuh menghabiskan waktu sekitar 4-5 jam di desa ini. Di sini ada juga kuliner khas tradisional Batak, ayam panggang yang disebut napinadar, untuk pilihan menu yang menggetarkan lidah anda.

Dari sini perjalanan dapat dilanjutkan ke Desa Wisata Turpuk Malau. Desa ini memiliki pemandangan alam di Dolok Togaraja yang disebut Dolok Martindi. Tempat ini, dalam perencanaan desa, akan dijadikan sebagai Bukit Doa bagi semua agama.

TERKAIT  Air Terjun Soksok yang Tersembunyi di Taput
Bukit Sibeabea3
Sisi paling ideal dari keindahan Bukit Sibeabea. Sinar matahari yang begitu kuat, seakan terpancarkan dari kerangka Patung Yesus di ujung bukit.(foto;febe)

Sibeabea tampak semakin detail dari ketinggian Dolok Martindi. Patung Tuhan Yesus, Whisper to God akan terlihat wah terlihat dari Dolok Martindi. Bagi pecinta aero sport, ketinggian di ini bisa menambah koleksi spot indah untuk berpetualang di udara.

Sebelum waktu sore dikuasai gelap, saatnya beranjak dari Dolok Martindi. Pilihan utama untuk menginap di Lembah Harian adalah Fishing Camp Siarubung. Fasilitas camping dilengkapi orderan untuk makan malam, bisa dipesan dengan pembayaran online yang dipandu oleh pengurus Bumdes Siarubung tersebut. Selain dengan pesanan online, jangan khawatir, ada banyak penyedia makan malam di sepanjang jalan di ibukota Kecamatan Harian itu.

fishing camp 2
Pecinta mancing mania mempersiapkan bara api di Fishing Camp Siarubung.(foto”febe)

Menginap di tepi Danau Toba dengan bisikan angin merdu, dan air danau tanpa riak yang riuh serta nyanyian burung-burung menjadi teman malam hingga pagi di Fishing Camp Siarubung. Menghangatkan badan dengan api unggun akan semakin lengkap dengan menikmati ikan bakar dari layanan pengelola sebagai menu makan malam.

Di hari kedua, dari Siarubung sudah menanti destinasi wisata yang menghentak Danau Toba. Apalagi kalau bukan Bukti Sibeabea yang sensasional dengan kelok delapannya menuju puncaknya, patung Yesus. Tempat ini, khususnya kelok delapan dengan lanskap Danau Toba sangat viral di media sosial karena sangat instagramable.

Puas menikmati alam dari tempat ini, saatnya menuju Bukit Holbung yang berada di Desa Wisata Hariarapohan. Bagi traveler muslim dan waktunya sudah bertepatan dengan ibadah, di Desa Janji Martahan dan Desa Turpuk Sihotang terdapat Mesjid yang bisa disinggahi. Seperti kawasan Danau Toba lainnya, Kecamatan Harian juga sangat toleransi dan terbuka bagi semua ajaran kebaikan.

paket wisata holbung
Camping di Bukit Holbung Desa Wisata Hariarapohan.(foto:febe)

Bukit Holbung atau sering juga disebut bukit cinta merupakan fenomena keindahan alam yang luar biasa. Viralitasnya di jagad dunia maya tidak terbantahkan. Berkemah, juga menjadi pilihan utama yang biasa dinikmati oleh anak muda berlibur di sini. Bagi yang ingin menikmati malam dengan sensasi perkampungan Batak, masih di Desa Hariarapohan, ada Homestay Hariarapohan yang terletak di Huta Simarmata Desa Hariarapohan.

Saat memasuki Huta Simarmata, bersiaplah disambut gerbang yang disusun dari bebatuan tua layaknya benteng. Rumah Batak dengan corak gorga yang masih terjaga, merupakan jejak maha karya yang tinggi yang menjadikan homestay di Desa Wisata Hariarapohan menjadi penginapan klasik berkelas.

Dari Huta Simarmata, mengawali hari dapat mengikuti ruas jalan searah menuju pelabuhan kapal kayu yang mampu memuat kendaraan roda empat untuk menyeberang ke Pintu Batu Kecamatan Pangururan, dengan tujuan berlibur di Pulau Samosir.

Setelah dihitung-hitung dengan segala keseruannya, sebenarnya tak cukup waktu 2 hari 2 malam menghabiskan liburan di Kecamatan Harian. Padahal, Kecamatan Harian hanya sebagian kecil dari begitu banyak destinasi wisata di Kabupaten Samosir. Yuk siapkan waktumu menikmati keindahan dan keunikan di kecamatan lainnya di Negeri Indah Kepingan Surga itu.

 

Penulis    : Febe
Editor       : Mahadi Sitanggang

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU