Ini Jadwal Penyeberangan Kapal Ferry dan Kapal Kayu ke Samosir Update November 2025

NINNA.ID-Berikut jadwal Kapal Ferry dan Kapal Kayu yang dibagikan oleh KSOPP kepada Ninna. Silahkan lihat di tabel:

Saat ini KMP Ihan Batak dan KMP Sumut telah menggunakan online ticketing. Jadi Bro dan Sista bisa memesan secara elektronik.

Untuk KMP Ihan Batak yakni Kapal Ferry yang dikelola ASDP telah 100 persen menggunakan sistem online ticket.

KMP Sumut masih 60 persen menggunakan sistem online ticket, ungkap Kepala Dinas Perhubungan Lasfayer Sipayung.

Akan tetapi tahun depan katanya KMP Sumut akan total menggunakan sistem online ticket.

Namun, untuk jenis kapal lainnya yakni Kapal Ferry Lama di Ajibata dan kapal-kapal kecil melakukan pembayaran secara manual.

BERSPONSOR

Pelabuhan Tiga Raja Vs Ajibata

Salah satu pelabuhan yang selalu ramai yakni Pelabuhan Tiga Raja dan Pelabuhan Ajibata. Sekalipun pelabuhan Tiga Raja dan Ajibata berdekatan, tujuannya berbeda saat menuju Samosir.

Pelabuhan Ajibata
Suasana pelabuhan Ajibata (foto: Damayanti)

Pelabuhan Tiga Raja itu masih di Kabupaten Simalungun sedangkan Pelabuhan Ajibata itu di Kabupaten Toba.

Tapi kedua pelabuhan ini sama-sama menjadi penghubung menuju Kabupaten atau Pulau Samosir.

- Advertisement -

Biasanya dari pelabuhan Tiga Raja tepatnya menggunakan Kapal Kecil ke TukTuk, kita akan diantar sampai ke TukTuk.

Ongkos kapal menuju TukTuk sedikit lebih mahal dibandingkan pakai kapal kecil lainnya. Ongkos Rp20 ribu per orang, tidak termasuk sepeda motor. Jika kamu ingin langsung menuju TukTuk, pilihlah Pelabuhan TukTuk.

Ada juga Kapal Lopo yang akan berhenti di Pelabuhan Lopo. Tarif Kapal Lopo Kayu dan Kapal Ajibata Kayu sama, 15 ribu per orang. Sepeda motor 15ribu.

Namun bila kamu ingin menuju Tomok, khususnya Pasar Tomok, kamu harus berhenti di Pelabuhan Ajibata untuk menuju Tomok.

Jumlah kapal di pelabuhan ini lebih banyak dibandingkan di pelabuhan lainnya. Di Pelabuhan ini kapal kecil berangkat tiap jam.

Di pelabuhan ini juga terdapat Pelabuhan Kapal Ferry (Kapal Besar), sedangkan di Pelabuhan Tiga Raja hanya terdapat pelabuhan kecil.

KAPAL TIGARAJA
Suasana pelabuhan Tigaraja (foto: Damayanti)

Untuk jadwal Kapal Ferry, kamu bisa pantau dan lihat update jadwalnya di Ninna.id.

Bila kamu ingin segera mendapatkan kendaraan umum setelah tiba di Samosir, kamu bisa berhenti di pemberhentian pertama yang biasa disebut Pelabuhan Sumber.

Biasanya, warga Samosir lebih suka berhenti di Pelabuhan Sumber, khususnya bagi mereka yang akan melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan umum seperti becak dan angkot.

Pintu Masuk Terdekat dari Medan

Bro dan sista pasti ingin menempuh akses terbaik dan tercepat menuju Samosir dari Medan. Jika dulu akses terbaik adalah dari Jalur Pelabuhan Tigaraja-TukTuk atau Pelabuhan Ajibata-Tomok, kini Jalur Pelabuhan Tigaras-Simanindo menambah daftar akses.

Berdasarkan estimasi waktu yang Ninna catat selama memasuki pintu Tol Amplas Medan hingga tiba di Pelabuhan Simanindo, hanya memakan waktu sekitar 4,5-5 jam.

2 jam habis di tol dan 2 jam lagi dari pintu Tol Tebing hingga tiba di Pelabuhan Simanindo.

Dengan estimasi laju kendaraan sekitar 50-60 km per jam di tol sementara di luar tol laju bervariasi. Tapi perlu digarisbawahi jalan lancar dan tidak ada kemacetan parah di jalan.

TERKAIT  Gempa Merusak Gereja, Ibadah Pindah ke Halaman
Suasana Pelabuhan Tigaras
Suasana Pelabuhan Tigaras (foto: Damayanti)

Begitu tiba di Pelabuhan Kapal Ferry atau kapal kayu, langsung berangkat. Maka estimasi di perjalanan menuju Samosir hanya 4,5-5 jam, lebih cepat dibandingkan via Parapat atau Ajibata.

Jalan menuju Pelabuhan Tigaras dari Simpang Sidamanik atau Simpang POM Bensin sudah lebih baik. Jalan Besar Saribu Dolok juga telah diperbaiki pemerintah.

Memang, ada sejumlah jalan yang masih belum rampung diselesaikan.

Pengelola pelabuhan ini yakni BUMD PT Cipta Sarana bisa melayani 14 trip hingga 20 trip per hari.

Di hari puncak liburan, trip bisa menembus 20, yang membuat para pekerja di pelabuhan ini hanya istirahat 3 jam.

Untuk hari normal, Kapal Ferry berangkat jam 7 baik dari Pelabuhan Simanindo maupun Pelabuhan Tigaras. Kapal jalan tiap dua jam sekali.

Trip berakhir pukul 19.30 baik dari Pelabuhan Tigaras maupun Pelabuhan Simanindo.

Small Boat in Simanindo
Small Boat in Simanindo that bring passangers (photo: Damayanti)

Pemandangan Bagus

Dari jalur ini juga para wisatawan akan disuguhkan pemandangan indah melewati Kebun Teh Sidamanik, pemandangan di puncak gunung sepanjang Tigaras, pemandangan di sepanjang Tigaras.

Jalur ini benar-benar jalur terbaik buat para pencinta fotografi. Khususnya di sepanjang Tigaras ada spot view keren yang menyejukkan mata.

Setelah tiba di Pelabuhan Simanindo, ada begitu banyak penginapan, hotel, dan homestay. Para traveller tidak sulit untuk menemukan homestay terjangkau.

Hampir di tiap desa terdapat homestay. Mulai dari homestay yang ada di sekitar Desa Simarmata, Desa Parbaba, Desa Lumban Suhi-Suhi dan desa lainnya.

Untuk wisata pantai, sobat tak perlu bingung. Sejak turun dari Pelabuhan Simanindo, ada begitu banyak pantai yang sobat bisa pilih.

Pelabuhan Lain

Untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah di Kawasan Danau Toba, Kemenhub membangun sebanyak 13 Pelabuhan Penyeberangan yang tersebar di 7 Kabupaten di Sumut yaitu: Kabupaten Toba (4 Pelabuhan), Kabupaten Samosir (4 Pelabuhan), Kabupaten Simalungun (1 Pelabuhan), Kabupaten Tapanuli Utara (1 Pelabuhan), Kabupaten Humbang Hasundutan (1 Pelabuhan), Kabupaten Karo (1 Pelabuhan), dan Kabupaten Dairi (1 Pelabuhan).

Prasarana dan sarana transportasi penyeberangan tersebut akan melayani 7 (tujuh) Kabupaten yang ada di kawasan Danau Toba, yaitu: Kabupaten Toba, Samosir, Simalungun, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Karo, dan Dairi.

Sementara, 6 (enam) pelabuhan penyeberangan yang tengah dibangun yaitu: Pelabuhan Penyeberangan Silalahi (Kabupaten Dairi), Ambarita, Onan Runggu, dan Sipinggan (Kabupaten Samosir), Sigapiton dan Porsea (Kabupaten Toba).

Sedangkan, empat kapal yang sudah diresmikan, melengkapi keberadaan kapal penyeberangan yang sudah selesai dibangun yaitu KMP Ihan Batak, yang sebelumnya telah beroperasi bersama dengan KMP Sumut I, KMP Sumut II, dan KMP Muara Putih.

Sehingga total kapal penyeberangan yang beroperasi di KSPN Danau Toba saat ini sebanyak 7 kapal, yang terdiri dari 5-unit KMP dan 2 unit bus air.

Pembangunan 13 pelabuhan penyeberangan menelan dana sebesar Rp596 miliar dan 5 (lima) unit kapal sebesar Rp122 miliar. Sehingga total anggaran yang dialokasikan Kemenhub mencapai Rp718 miliar sejak tahun 2018 s.d 2021.

Penulis/Editor: Damayanti Sinaga

BERSPONSOR

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU